Wudhu (Tata Cara Yang Benar, Bacaan Doa Setelah, Pengertian, Syarat, Dll) Lengkap

Pengertian wudhu berdasarkan bahasa artinya “bersih” atau “indah”. Sedangkan pengertian wudhu berdasarkan syara’ yaitu Membasuh atau mensucikan anggota wudhu / badan untuk menghilangkan hadas kecil. 

Pengertian wudhu berdasarkan bahasa artinya  WUDHU (Tata Cara yang Benar, Bacaan Doa Setelah, Pengertian, Syarat, Dll) LENGKAP

Sesuai dengan artinya, yang dilakukan minimal lima kali sehari semalam, akan bermakna membersihkan anggota yang dibasuh ibarat wajah, sehingga akan nampak indah. Dan sudah barang tentu bersahabat kaitanya dengan kesehatan, di samping akan menampakan kesejukan bagi yang melakukan, sehingga akan menjadi segar dan semringah serta hilang dari rasa malas dan lesu.

Syarat – Syarat Sah-nya Wudhu 

Sebelum melaksanakan wudhu ada beberapa syarat sah wudhu yang harus dipenuhi oleh seorang muslim. berikut yaitu 10 syarat yang harus dipenuhi sebelum melaksanakan wudhu:
  1. Beragama Islam 
  2. Tamyis yaitu berakal membedakan antara yang baik dan yang jelek dalam pandangan agama
  3. Suci dari haid (menstruasi) dan nifas 
  4. Tidak ada benda yang menghalang-halangi sampainya air ke anggota wudhu 
  5. Tidak ada sesuatu yang melekat pada anggota wudhu yang sanggup merubah air ibarat tinta, sabun, kopi, dan lainnya. 
  6. Air yang dipakai suci dan mensucikan 
  7. Mengerti akan fardhunya wudhu 
  8. Tidak akan meyakini bahwa fardhunya wudhu dianggap sunnah atau sebaliknya 
  9. Sudah masuk waktu shalat bagi yang beser selalu kencing atau sering sekali kentut 
  10. Terus menerus artinya antara pekerjaan fardhunya wudhu tidak diselingi pekerjaan yang lain ini berlaku ibarat orang yang berpenyakit besar atau sering kentut.

Tata Cara Wudlu / Fardlu / Rukun Wudhu yang Benar

Pengertian wudhu berdasarkan bahasa artinya  WUDHU (Tata Cara yang Benar, Bacaan Doa Setelah, Pengertian, Syarat, Dll) LENGKAP

Tata cara wudhu / fardhu / Rukun wudhu yang benar itu ada 6. berikut yaitu tahapan – tahapannya.

#1.Niat

Niat ada dalam hati dengan disertai pekerjaan wudhu yang pertama yaitu membasuh wajah melafalkan atau mengucapkannya dengan verbal tidak wajib namun sunnah lafal niatnya yaitu

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Artinya : saya niat wudhu untuk menghilangkan hadas kecil fardhu sebab Allah yang Maha Luhur

#2. Membasuh wajah 
Adapun yang dimaksud dengan wajah yaitu semenjak dari batas tumbuhnya rambut di atas dahi terus ke bawah hingga centil kedua indera pendengaran kanan kiri dan dagu belahan bawah 

#3. Membasuh kedua tangan 

Membasuh kedua tangan hingga hingga kedua siku 

#4. Membasuh sbagian kepala

Menyapu atau membasahi sebagian dari kepala, Minimal 3 helai rambut 

#5. Membasuh kedua kaki  

Membasuh kedua kaki hingga kedua mata kaki dengan merata kanan dan kiri.
Allah berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ 

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman ! Apabila kau sekalian akan mendirikan shalat maka basuhlah wajahmu dan dua tanganmu hingga hingga siku dan usaplah sebagian kepalamu dan kedua kakimu hingga hingga kedua mata kaki [QS Al Maidah 6] 

#6. Tertib
Tertib artinya mendahulukan perbuatan rukun yang mestinya didahulukan dan mengkemudiankan yang mestinya di kemudian kan Menurut ketentuan yang telah ditentukan.


Sunah-sunah wudhu 

yang termasuk perbuatan sunah di dalam wudhu yaitu sebagai berikut 

# Mengawali wudhu dengan membaca basmalah, sebelum niat dan membasuh wajah pada ketika mengambil air untuk memulai wudhu 


# Bersiwak atau bersugi yaitu membersihkan gigi dengan Siwak atau sikat gigi atau dengan yang lainnya Rosulullah SAW bersabda:

Dari Abu Hurairah Ra: dari Rasulullah SAW dia bersabda: jika sekiranya tidak memberatkan bagi umat ku, pasti Aku perintahkan mereka untuk bersiwak / bersugi (bersikat gigi) Setiap kali wudhu (H.R Malik dan Ahmad)

# Berkumur-kumur sambil menggosok-gosok gigi atau bersugi 

# Membasuh Kedua telapak tangan hingga higienis sebelum dimasukkan ke dalam wadah atau kulah 


# Beristinsyaq atau menghisap air dengan hidung kecuali sedang berpuasa. nabi bersabda:

Dari Abdillah bin Zaid ra tolong-menolong ia pernah mensifati wudhu Rasulullah SAW maka di Tuangkan air ke atas dua telapak tangan Beliau maka membasuh keduanya kemudian memasukkan kedua tangannya ke dalam wadah ember Kemudian dia membasuh tangan nya kemudian berkumur-kumur dan bersegi serta menghirup air dengan hidung tiga kali (H.R Bukhari)

# Membasuh atau mengusap masing-masing anggota wudhu sebanyak 3 kali mengusap sebagian atau seluruh kepala dan membasuh kedua indera pendengaran baik luar maupun dalam nya Rasulullah Saw  bersabda :

Dari Ibnu Anas ra tolong-menolong Rasulullah SAW telah menyatu kepalanya dan kedua telinganya belahan luar dan dalam nya (H.R. Tirmidzi)

# Mengusap menggosok jenggot Apabila ada 

# Menggosok sela-sela jari jari kedua tangan dan kedua kakinya melebihi dari batas basuhan anggota wudhu yang telah difardhukan sebab yang demikian akan menjadi murah dan takjil di hari kiamat

# Mendahulukan belahan anggota wudhu yang kanan daripada anggota wudhu yang diri dalam melaksanakan basuhan 


# Menggosok-gosok anggota wudhu pada ketika membasuh nya 


# Tidak berkata apa-apa apabila memang tidak harus membicarakannya 


# Membersihkan sudut kedua mata


# Muallah artinya terus-menerus antara membasuh fardhunya wudhu yang satu dengan membasuh fardhunya wudhu yang lain tidak diselingi pekerjaan lain atau dipisah oleh waktu yang lama 


# Berdoa sehabis final wudhu sambil menghadap arah kiblat dengan membaca: 

Bacaan Do’a Setelah Wudhu

اَشْهَدُ اَنْ لآّاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ

Artinya : Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan saya mengaku bahwa Nabi Muhammad itu yaitu hamba dan Utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah saya dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah saya dari golongan orang-orang yang bersuci (sholeh)


Perkara yang membatalkan wudhu 

Adapun hal-hal yang membatalkan wudhu yaitu sebagai berikut :

  • Keluarnya sesuatu dari salah satu qubul atau dubur kecuali sperma. 
  • Sentuhan kulit antara dua orang yang sudah balik dan berbeda jenis serta keduanya bukan mahrom (boleh menikah) 
  • Hilang nalar kesadarannya baik sebab mabuk, gila, pingsan, Ayan, atau yang lainnya 
  • Tidur  / tertidur kecuali dengan duduk yang tidak bergeser dari daerah duduknya 
  • Menyentuh qubul atau dubur anak Adam (manusia) dengan batin telapak tangan atau jari-jari tanpa tabir

Perkara yang dimakruhkan dalam wudhu 

Adapun hal hal yang di makruhkan dalam aktivitas wudhu yaitu sebagai berikut:

  • Isrof (berlebihan) dalam memakai air di dalam Membasuh anggota wudhu 
  • Lebih dari tiga kali di dalam membasuh / mengusap anggota wudhu 
  • Mengeringkan air wudhu dengan handuk atau lainnya kecuali ada udzur ibarat sakit, dingin, dan lain-lain 
  • bercakap-cakap atau berbicara selain kalimat-kalimat dzikir kepada Allah SWT
  • Meninggalkan Sunnah sunnahnya wudhu
Demikian ulasan artikel kami yang membahas lengkap semu wacana wudhu yang harapannya sanggup di jadikan sebagai refrensi dalam ibadah anda. Semoga bermanfaat dan biar memperlihatkan berkah kepada anda. Mohon maaf bila ada kesalahan dan terima kasih atas kunjungannya.

Loading...
loading...
close