Tahapan Seleksi Anggota Polri 2019-2020

Tahapan Seleksi Anggota POLRI 2019 — Tahapan Seleksi Anggota POLRI, Tahapan Seleksi SIPSS, AKPOL, Seleksi Bintara Polri, TI & Musik, Tamtama POLRI, Tahapan Seleksi Calon Anggota POLRI. Tahapan Seleksi Tingkat Daerah dan Pusat. Tahapan Seleksi Polri. 2021. 2022.

Pada kesempatan ini admin akan memperlihatkan gosip wacana Tahapan Seleksi Anggota POLRI 2019-2020. Informasi ini sebagai komplemen dari infomasi-informasi sebelumnya wacana tahapan seleksi SIPSS, AKPOL, Bintara Polri, TI & Musik, Tamtama POLRI. Mari simak gosip selengkapnya berikut ini.

 Tahapan Seleksi Tingkat Daerah dan Pusat Tahapan Seleksi Anggota POLRI 2019-2020

Tahapan seleksi POLRI merupakan tahap-tahap seleksi yang harus dilalui oleh setiap calon anggota POLRI sebelum dinyatakan lulus atau tidak lulus seleksi.
Tahapan seleksi calon anggota POLRI ada yang hanya di tingkat kawasan saja dan ada pula yang dua tahap yaitu di tingkat kawasan dan di tingkat pusat.

Seleksi yang hanya di tingkat kawasan yaitu seleksi Tamtama Polri, dan Bintara / Brigadir Polri, sedangkan seleksi yang diadakan dua tahap yaitu seleksi SIPSS dan AKPOL.
Secara umum tahapan seleksi SIPSS dan AKPOL hampir sama, namun ada sedikit perbedaan. Misalnya di tingkat sentra pada seleksi AKPOL adanya investigasi penampilan, namun pada seleksi SIPSS tidak ada, dan sedikit perbedaan urutan tes / pengujian.
Oleh alasannya itu, anda harus menyesuaikan sendiri tahapan seleksi calon anggota POLRI. Apabila ada perbedaan, maka yang berlaku yaitu yang ada di website resmi POLRI, atau anda bisa mengecek satu per satu tahapan seleksi SIPSS, AKPOL, Bintara / Brigadir, serta Tamtama POLRI pada artikel admin sebelumnya.

Silahkan cek terlebih dahulu untuk mengetahui lebih terperinci tahapan seleksi calon anggota POLRI. Cek artikelnya di bawah ini :
Setelah mengetahui gosip tersebut, maka gosip ini merupakan lanjutannya. Infomasi ini harus diadaptasi dengan gosip tahapan seleksi calon anggota Polisi Republik Indonesia yang anda ikuti. 
Misalnya anda akan mengikuti seleksi SIPSS, maka anda buka dulu gosip tahapan seleksi SIPSS, gres kemudian membuka gosip ini untuk menambah klarifikasi rinci mengenai jenis seleksi yang akan diujikan atau berkas yang akan dikumpulkan.

Sekali lagi, urutan seleksi di tingkat kawasan dan sentra terkadang ada sedikit perbedaan antar jenis seleksi calon anggota POLRI, maka dari itu silahkan sesuaikan dengan jenis seleksi anggota Polisi Republik Indonesia yang akan anda ikuti dengan menunjungi artikel di atas dan penjelasannya baca di artikel ini.

Berikut ini admin berikan informasinya tentang Tahapan Seleksi Anggota POLRI khususnya untuk seleksi SIPSS. Untuk seleksi tingkat sentra di tambah seleksi investigasi penampilan untuk AKPOL. Simaklah dengan baik informasinya.

I. Seleksi Tingkat Daerah

A. Pemeriksaan Administrasi Awal

Pemeriksaan manajemen awal dimaksudkan untuk memeriksan berkas-berkas registrasi yang telah dikumpulkan oleh peserta.

Pemeriksaan manajemen awal mencakup :

  1. Surat Permohonan :
    • ditulis dengan tinta warna hitam di atas kertas folio bergaris bermaterai Rp. 6.000,-;
    • ditulis sendiri oleh pelamar;
    • menggunakan aksara balok tanpa coretan/dihapus.
  2. Fotokopi akte kelahiran/surat kenal lahir
    • bagi yang tidak mempunyai akte kelahiran sanggup memakai Surat Keterangan Kelahiran/Surat Kenal Lahir
    • akte kelahiran/surat kenal lahir/surat keterangan kelahiran dibentuk oleh bupati/walikota setempat;
    • jika akte kelahiran/surat kenal lahir hilang/ rusak/terdapat kesalahan/perubahan, harus dilampiri surat keterangan yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang.
  3. Fotokopi Ijazah pendidikan umum hingga dengan pendidikan terakhir
    • fotokopi Ijazah beserta transkrip/daftar nilai
    • jika Ijazah hilang/rusak/terdapat kesalahan/ perubahan, harus dilampiri surat keterangan yang dikeluarkan oleh pejabat yang  berwenang;
    • fotokopi Ijazah dari sekolah/perguruan tinggi luar negeri harus menerima penyesuaian dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
    • fotokopi Ijazah yang dipakai harus sesuai dengan yang diterbitkan oleh sekolah/perguruan tinggi;
    • fotokopi akta pengakuan aktivitas studi yang dikeluarkan BAN-PT dilegalisir oleh sekolah/perguruan tinggi.
  4. Bagi siswa yang masih duduk di kelas 3 (tiga) S1 supaya membawa raport atau fotocopy raport yang telah dilegalisir;
  5. Fotokopi surat keterangan berbadan sehat yang dikeluarkan dari institusi kesehatan resmi milik pemerintah (di luar kesehatan Polri);
  6. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) :
  7. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) Calon Siswa bintara_ss dengan masa penerbitan minimal 1 (satu) tahun terakhir terhitung pada ketika waktu pembukaan pendidikan;
  8. Persetujuan orang tua/wali
  9. Pernyataan belum pernah nikah
  10. Daftar riwayat hidup
  11. Surat perjanjian Ikatan Dinas Pertama Anggota Polri
  12. Surat pernyataan tidak terikat perjanjian dengan instansi lain
  13. Surat pernyataan orang tua/wali

B. Pemeriksaan Kesehatan Tahap 1

Pemeriksaan kesehatan tahap 1 merupakan investigasi kesehatan luar. Pemeriksaan Kesehatan tahap 1, mencakup :

  1. Bentuk kepala;
  2. Bentuk kaki (normal, X atau O);
  3. Bentuk telapak kaki;
  4. Varikokel;
  5. Varices;
  6. Ambeien;
  7. THT (Telinga, Hidung dan Tenggorakan);
  8. Pengecekan Tekanan Darah (normal, darah rendah atau darah tinggi);
  9. Tes nadi (per menit);
  10. Pengukuran tinggi dan berat badan;
  11. Tes kesehatan mata

C. Pemeriksaan Psikologi

Pemeriksaan Psikologi dimaksudkan untuk mengetahui karakteristik individu menurut nilai dan persyaratan yang ditetapkan dimana pemeriksanaan dilakukan melalui tes tertulis mencakup :

  1. Faktor kecerdasan terdiri dari : kecerdasan umum, kemampuan praktis, kemampuan verbal, kemampuan abstrak.
  2. Faktor kepribadian terdiri dari : prososial; pengendalian diri; penyesuaian diri; kepercayaan diri.
  3. Faktor minat terdiri dari : prosedural, pelayanan sosial, adil, kebenaran, demokratis, humanisme.
  4. Sikap kerja terdiri dari : kecepatan, daya tahan, ketelitian.

D. Pemeriksaan Kesehatan Tahap 2

Pemeriksaan kesehatan 2 dimasudkan untuk pemeriksaan kesehatan dalam dan laboratorium yang mencakup :

  1. Pemeriksaan foto Toraks;
  2. Pemeriksaan elektrokardiografi (EKG);
  3. Pemeriksaan Laboratorium :
    • Urine, mencakup : kejernihan, berat jenis (BJ), tingkat keasaman, leukosit, nitrit, protein, reduksi, urobilinogen, keton, bilirubin, eritrosit, sedimen.
    • Darah, mencakup : hemoglobin, leukosit, eritrosit, trombosit, hematokrit, laju endap darah, hitung jenis
    • Kimia darah, mencakup : serum glutamat piruvate transaminase (SGPT), gula darah puasa.

E. Pemeriksaan Kesehatan Jiwa

Pemeriksaan kesehatan jiwa dimaksudkan untuk mengusut kesehatan jiwa calon anggota Polisi. Pemeriksaan kesehatan jiwa mencakup :

  1. Gangguan Mental Organik :
    • Demensia;
    • Sindroma amnesia organik;
    • Delirium;
    • Gangguan kepribadian dan sikap akhir disfungsi atau kerusakan otak organik.
  2. Gangguan mental dan sikap akhir penggunaan zat psikoaktif;
  3. Gangguan Psikotik :
    • Skizofrenia;
    • Gangguan Waham menetap;
    • Gangguan Psikotik Akut dan sementara.
  4. Gangguan Suasana perasaan :
    • Gangguan Manik;
    • Gangguan Afektif Bipolar;
    • Gangguan Depresif.
  5. Gangguan Neurotik
  6. Gangguan Kepribadian :
    • Gangguan Kepribadian Khas;
    • Gangguan Kebiasaan dan Impuls;
    • Gangguan Identitas Jenis Kelamin;
    • Gangguan psikologis dan sikap yang berafiliasi dengan perkembangan dan orientasi seksual.

F. Pemeriksaan Administrasi Akhir

Pemeriksaan manajemen tamat dimaksudkan untuk mengusut ulang kelengkapan manajemen pendaftar. Berkas-berkas yang di investigasi pada investigasi manajemen tamat sama menyerupai investigasi tahap awal.

Perlu diketahui bahwa semua persyaratan Administrasi dibentuk rangkap 3 (tiga).

G. Sidang Terbuka Kelulusan Tingkat Daerah

Sidang terbuka kelulusan tingkat kawasan merupakan pengumuman kelulusan Calon Siswa SIPSS yang lulus di tingkat Daerah yang kemudian akan dikirim mengikuti seleksi tingkat pusat.

II. Seleksi Tingkat Pusat

A. Pemeriksaan Administrasi Awal

Pemeriksaan manajemen awal tingkat sentra merupakan investigasi berkas-berkas registrasi menyerupai pada seleksi manajemen awal di tingkat daerah.

B. Pemeriksaan Kesehatan

Pemeriksaan kesehatan ditingkat sentra mencakup kegiatan investigasi kesehatan dengan materi investigasi mencakup tahap 1 dan tahap 2 dan kesehatan jiwa.

Pemeriksaan kesehatan tahap 1 tingkat sentra sama dengan investigasi kesehatan tahap 1 di daerah, begitu juga dengan tahap 2 dan kesehatan jiwa, semuanya sama.

C. Pemeriksaan Psikologi & Penelusuran Mental Kepribadian (Wawancara)

Pemeriksaan Psikologi & Penelusuran Mental Kepribadian merupakan pengumpulan dan pengolahan data psikologi untuk mengungkap karakteristik individu menurut nilai dan persyaratan yang ditetapkan. Dan penelusuran mental kepribadian dengan metode wawancara.

D. Tes Potensi Akademik

Tes Potensi Akademik yang akan diujian mencakup berikut ini :

  1. Materi yang akan diujikan, mencakup :
    • TPA (Tes Potensi Akademik)
    • TOEFL (Test of English as a Foreign Language)
  2. Jenis dan bentuk Tes/Ujian :
    • dilaksanakan memakai sistem CAT (Computer Assisted Test)
    • bentuk soal berbentuk objektif dengan ragam pilihan ganda dengan 4 (empat) pilihan tanggapan 100 soal

E. Uji Kesamaptaan Jasmani, Renang Dan Anthropometri

Ujian untuk mengukur kondisi jasmani seseorang melalui ujian kesamaptaan jasmani, terdiri dari kesamaptaan A, kesamaptaan B, renang dan anthropometri

  • Uji kesamaptaan A yaitu lari 12 menit
  • Uji kesamaptaan B mencakup :
    • Pria : Pull up (maksimal 1 menit), perempuan : Chinning (modifikasi Pull up) maksimal 1 menit;
    • Sit up (maksimal 1 menit);
    • Push up (maksimal 1 menit);
    • Shuttle run (jarak ± 6 x 10 m).
  • Renang memakai gaya yang dikuasai (bebas gaya) menempuh jarak 25 meter dengan waktu yang ditempuh oleh peserta dengan Nilai Batas Lulus 41 yaitu untuk laki-laki diatas 55 detik dan perempuan diatas 60 detik.
  • Anthropometri, mencakup :
    1. Menentukan tipe tubuh (Somatotype)
      • Endomorphic (gemuk);
      • Mesomorphic (atletis / ideal);
      • Ectomorphic (kurus).
    2. Pemeriksaan kelainan tubuh
      • Kepala (miring kanan/kiri);
      • Leher menjulur ke depan (Head Posture);
      • Bahu kiri/kanan rendah (shoulder droop);
      • Bahu kiri/kanan ke depan (shoulder thrust);
      • Lekuk tulang punggung ke depan (lordosis);
      • Lekuk tulang punggung ke belakang (kyphosis);
      • Tulang belakang berbentuk S (scoliosis);
      • Dada (pipih/ceking);
      • Dada meruncing ke depan;
      • Perut menonjol ke depan (abdominal ptosis);
      • Tipe tubuh (gemuk/kurus);
      • Pinggul (hip thrust);
      • Keseimbangan Panggul;
      • Lutut maju ke depan (knee thrust);
      • Kaki (X);
      • Kaki (O);
      • Arah telapak kaki;
      • Telapak kaki datar (foot flat);
      • Sikap;
      • Cara Berjalan;
      • Kelainan lain mencakup : mata juling, indera pendengaran lebar sebelah, gigi tonggos kelihatan, kulit, muka hitam/bercak-bercak, tangan bengkok, jari-jari tangan / kaki tidak sanggup ditekuk

F. Sidang Terbuka Kelulusan Tingkat Pusat

Sidang terbuka kelulusan tingkat sentra merupakan pengumuman kelulusan tingkat akhir. Calon Siswa yang lulus tingkat Pusat akan dikirim mengikuti pendidikan.

Perlu admin ingatan bahwa pada setiap seleksi calon anggota Polisi Republik Indonesia terkadang berbeda tahapan seleksinya. Maka dari itu, untuk lebih jelasnya silahkan baca lebih lanjut pada masing-masing artikel yang telah diberikan dibagian atas.

Baca juga :

Demikianlah gosip tentang Tahapan Seleksi Anggota POLRI. Semoga infomasi ini sanggup memperlihatkan pencerahan untuk anda semua. Ayo turut menyebarkan (G+1) gosip ini atau share (FB) pada teman lainnya yang membutuhkan dan sukai juga halaman web kami. Terima kasih.