Tafhiim Dan Tarqiiq

Dalam membaca tajwid dalam al qur’an ada yang tebal atau tafhiim dan ada juga yang tipis atau tarqiiq. Dalam hal ini yang sanggup di baca tebal dan tipis atau tafhim dan tarqiiq ialah abjad LAM dan RO. Bagimana kah ketentuan abjad LAM dan RO di baca tipis (tarqiiiq) atau di baca Tebal (Tafhiim), Kita Ulas Satu Persatu.

Tafhiim dan Tarqiiq

 

1. LAM yang ada pada Lafad Alloh

Lam yang ada pada lapad Alloh biasa disebut lam jalalah, cara membacanya ada 2 cara, yaitu Tafhiim dan tarqiiq. Nah bagaimana cara membedakannya?

Berikut ulasannya :

Lam Jalalah Tahhiim

Lam jalalah tafhim berlaku kalau pada lafad Alloh di dahului oleh abjad yang berharokat fathah atau dlomah.

Contoh :

Dalam doa berikut yang di berikan bulat merah

Cara membacanya ialah Allohumma ajirnii minannaar

Yang kedua ini cara membacanya tebal atau tafhiim, yaitu Syahidallohu

Lam Jalalah Tarqiiq

Pada lam jalalah tarqiiq ini berlaku kalau pada lapad Alloh di dahului oleh abjad yang berharokat kasroh

Contoh :

Dalam bacaan bismillah berikut maka lafad Alloh di baca tifis atau tarqiiq

Tentu sudah pada hapal bagaimana membacanya, yaitu BISMILLAHIRROHMAANIRROHIIM

Pada tumpuan yang kedua ini niscaya sudah tau juga bagaimana cara membacanya alasannya ini juga ada dalam surat Al fatihah atau mungkin sering di ucapkan dalam dzikir. Cara membacanya ALHAMDULILLAH. Cara membaca lam ibarat ini namnya tarqiiq atau tipis.

2. Lam Yang Ada Pada Kata Bahasa Arab Selain Lapad Alloh

Pada kondisi ibarat ini, yaitu abjad LAM yang berada pada kata bahasa Arab selain lapad Alloh maka cara membacanya harus tipis atau tarqiiq.

Baca Juga  Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 70 - 83

Contoh :

 Nah cara mebacanya yang di beri bulat merah ‘aalamiin dibaca ibarat itu. Tarqiiq atau tipis.

Contoh lain selain ‘aalamiin pada surat Alfatihah saya berikan tanda bulat merah.

3. RO Harus Di Baca Tebal atau Tafhiim

Setelah abjad lam maka kita beranjak kepada abjad RA, Huruf RA yang harus di baca tebal, yaitu bila :

a. Apabila RA berharokat pathah atau pathahtain dan yang berharokat dlomah atau dlomah tain.

Contoh :
Mengambil kembali surat Alfatihah. Berikut Guru Madrasah lingkari merah untuk RA yang di baca tebal.

Berikut pada kata RUUN di baca tebal

Barikut dibacanya NAARUNHAAMIYAH

b. RO Sukun yang sebelumnya terdapat abjad yang berharokat fathah atau dlomah.

Contoh :

Di baca Wan Har ( tebal )

Contoh lainnya :

c. RO Sukun sedang abjad sebelumnya berharokat kasroh yang tidak orisinil dari perkataan bahasa arab. 

Contoh :

Semua tumpuan tersebut di baca tebal.

d. RO suku dan abjad sebelumnya barharokat kasroh asli, tetapi setelah RO berupa abjad isti’la.  

Huruf isti’la yaitu sebagai berikut:

KHO, SHOOD, DLOOD, GHOIN, THO, QOF, DHO

Huruf isti’la kalau digabungkan untuk memudahkan menghafal sanggup dengan cara kalimat sebagai berikut :

KHUSSHO DHOGHTHI QIDH

Contoh :

Ada beberapa tumpuan sederhana untuk menggambarkan suara RO yang satu ini, perhatikan gambar berikut ini.

4. RO di Baca TIPIS

Ada beberapa macam RO yang harus di baca tipis dalam setiap ayat Al Qur’an, berikut Guru Madrasah dot com bahas satu persatu.

a. RO yang berharokat kasroh dimanapun letaknya pada suatu perkataan, di awal, di tengah, maupun di selesai perkataan pada setiap kata kerja ataupun kata benda.

Berbeda dengan abjad RO kasroh yang sebelumnya harus di baca tebal alasannya bukan orisinil perkataan bahasa arab.

Baca Juga  Tajwid Surat Al Maidah Ayat 8

Contoh RO kasroh di baca tipis atau tarqiiq.

b. RO yang sebelumnya terdapat YAA sukun 

Dalah hal ini semua tanda harokat pada abjad RO baik kasroh, kasrohtain, dlomah, Dlomah tain, Fathah, Fathahtain. Ketika sebelumnya ialah abjad YAA sukun makan di bacanya tipis.

Contoh :

c. RO sukun yang abjad sebelumnya berharokat Kasroh yang orisinil dan sesudahnya bukan berupa isti’la

Dalam hal ini sedikit berbeda dengan poin d pada RO di baca tebal. Perhatikan kembali poin d.

Contoh RO di baca tipis

5. RO Di baca Tipis Atau Tebal

Untuk abjad RO ada juga yang boleh di baca tebal ataupun di baca tips, yaitu apabila RO itu sukun sedang abjad sebelumnya berharokat kkasroh dan abjad sesudahnya berupa abjad isti’la.

Huruf Isti’la

Contoh RO sukun yang boleh dibaca tebal ataupun tipis

Demikian pembahasan wacana tafhim dan tarqiiq kalau ingin melihat semua pembahasan wacana tajwid silahkan lihat di sini TAJWID

Silahkan di sebarkan kalau dirasa bermanfaat dan silahkan berkomentar kalau ada yang ditanyakan. Terimakasih.

Wassalam

>>>>>>>Tetaplah berbuat kebaikan selama masih sanggup malakukannya.<<<<<<<

Untuk Download Silahkan disini Link Download

Sumber :
Buku Pelajaran Tajwid Abdullah Asy’ari BA

loading...
close