Penerimaan Tenaga Kesehatan Tni 2019-2020

Tenaga Kesehatan Tentara Nasional Indonesia 2019 — Pendaftaran Tenaga Kesehatan TNI, Penerimaan Calon Perwira Prajurit Karir Tentara Nasional Indonesia Khusus Tenaga Kesehatan, Rekrutmen Calon Tenaga Kesehatan TNI, Rekrutmen Calon PaPK Tenaga Kesehatan TNI, Info Pembukaan Penerimaan Tenaga Kesehatan TNI. 2021. 2022.
Kali ini admin akan memperlihatkan informasi tentang Penerimaan Tenaga Kesehatan Tentara Nasional Indonesia 2019-2020. Informasi ini terutama ditujukan bagi para Tenaga Kesehatan yang ingin bekerja di bidang Kesehatan TNI. Mari simak informasinya berikut ini.

Penerimaan Calon Perwira Prajurit Karir Tentara Nasional Indonesia Khusus Tenaga Kesehatan Penerimaan Tenaga Kesehatan Tentara Nasional Indonesia 2019-2020

Seperti pada umumnya, bahwa insan sanggup sakit. Hal itu juga tentu sanggup dialami oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI). Seorang tentara tentu sanggup sakit, entah sakit alasannya ialah perang, atau alasannya ialah penyakit.

Maka dari itu, dibutuhkan Tenaga Kesehatan khusus untuk menangani Kesehatan pada anggota TNI. Selain itu, tenaga kesehatan yang bekerja di Tentara Nasional Indonesia sanggup juga diharapkan sewaktu investigasi kesehatan pada tahap seleksi calon anggota baru.

Bagi anda para tenaga kesehatan yang ingn bekerja di TNI, tentunya bukan sebagai angkatan perang tapi mengurisi bidang kesehatannya, maka silahkan daftarkan diri anda.

Penerimaan Tenaga Kesehatan Tentara Nasional Indonesia ini diperuntukkan bagi yang telah lulus dan berijazah S-1 Profesi / S-1 / D-3 dan memenuhi persyaratan lain serta mengikuti mekanisme yang telah ditentukan.

A. Persyaratan Umum

  1. Telah lulus dan berijazah S-1 Profesi / S-1 / D-3 dari perguruan tinggi tinggi negeri atau swasta sesuai jurusan / kegiatan studi yang ditentukan dengan memperlihatkan pengukuhan kegiatan studinya (minimal pengukuhan “B”).
  2. Saat pembukaan Dikma, usia tidak lebih dari 26 tahun bagi yang berijazah D-3, 30 tahun bagi yang berijazah S-1 dan 32 tahun bagi yang berijazah S-1 profesi.
  3. IPK untuk jurusan/program studi pengukuhan ”A” tidak kurang dari:
    • 2,80 untuk yang berijazah S-1 maupun S-1 Profesi.
    • 2,70 untuk yang berijazah D-3.
  4. Persyaratan IPK untuk jurusan / kegiatan studi pengukuhan “B” tidak kurang dari:
    • 3,00 untuk yang berijazah S-1 maupun S-1 Profesi.
    • 2,90 untuk yang berijazah D-3.
  5. Perguruan tinggi binaan Kemhan/TNI yaitu UPN Veteran, Universitas Suryadarma, STT Adi Sucipto, Universitas Nurtanio (UNNUR), Universitas Jenderal Achmad Yani dan Universitas Hang Tuah, persyaratan IPK tidak kurang dari:
    • 2,80 untuk yang berijazah S-1 maupun S-1 Profesi.
    • 2,70 untuk yang berijazah D-3.
  6. Berstatus belum pernah menikah  dan sanggup tidak menikah selama mengikuti Dikma, untuk pendaftar berprofesi  dokter umum diperbolehkan sudah menikah namun bagi perempuan yang berprofesi  Dokter  Umum belum mempunyai anak dan sanggup tidak mempunyai anak / hamil  selama dalam Dikma.
  7. Tidak kehilangan hak untuk menjadi prajurit TNI, menurut putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan aturan tetap.
  8. Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba.
  9. Tinggi tubuh minimal 163 cm bagi Pria dan 157 cm bagi perempuan dengan berat  badan seimbang.
  10. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun dihitung mulai ketika dilantik menjadi Perwira TNI.
  11. Bersedia ditempatkan dan ditugaskan di seluruh wilayah NKRI.
  12. Tidak mempunyai catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri.
  13. Bagi karyawan harus sanggup persetujuan dan sanggup menciptakan pernyataan diberhentikan dengan hormat dari pimpinan instansi yang bersangkutan kalau lulus seleksi dan masuk Dikma TNI.
  14. Lulus  pemeriksaan / pengujian  baik  di  daerah maupun di sentra yang mencakup : 
  15. Administrasi,  Kesehatan,  Kesamaptaan  jasmani, Psikologi, Mental Ideologi dan Pantukhir.
  16. Menyertakan Surat keterangan bebas narkoba dan surat kesehatan dari Rumah Sakit Pemerintah pada ketika Daftar ulang di tempat pendaftaran.
  17. Internsip dilaksanakan sehabis selesai Pendidikan dan dilaksanakan di Rumah Sakit Tentara Nasional Indonesia dimana Dokter Tentara Nasional Indonesia ditugaskan.
B. Tata Cara Pendaftaran Tenaga Kesehatan TNI

  1. Calon penerima membuka alamat : rekrutmen-tni.mil.id
  2. Kemudian pilih hidangan Tenaga Kesehatan TNI
  3. Lalu muncul halaman baru. Klik tombol “Daftar/Registrasi
  4. Selanjutnya isi data registrasi awal secara lengkap.
  5. Kemudian akan mendapat konfirmasi email / username dan password
  6. buka halaman awal : http://rekrutmen-tni.mil.id/berita/pengumuman/pa-pk
  7. Login memakai email / username dan password
  8. Lengkapi data registrasi anda
  9. Cetak bukti registrasi online

Setelah melaksanakan registrasi online, selanjutnya baca bukti registrasi online tersebut dan berkas registrasi lainnya ke lokasi pendaftaran.

C. Lokasi tempat pendaftaan Tenaga Kesehatan TNI

  1. NAD (Ajendam Iskandar Muda)
  2. Medan (Ajendam I Bukit Barisan)
  3. Padang (Lantamal II Padang)
  4. Riau (Lanud Rsn Pekanbaru)
  5. Palembang (Ajendam II Sriwijaya)
  6. Bengkulu (Ajenrem 041/Garuda Mas)
  7. Jambi (Ajenrem 042/Garuda Putih)
  8. Lampung (Ajenrem 043/Garuda Hitam)
  9. Banten (Ajenrem 064/Maulana Yusuf)
  10. Panda Jakarta (Ajendam Jaya)
  11. Bandung (Ajendam III Siliwangi)
  12. Cirebon (Ajenrem 063/Sunan Gunung Jati)
  13. Bogor (Ajenrem 061/Surya Kancana)
  14. Semarang (Ajendam IV Diponegoro) 
  15. Yogyakarta (Lanud Adi Sutjipto)
  16. Solo (Ajenrem 074/Warastratama)
  17. Purwokerto (Ajenrem 071/WK)
  18. Surabaya (Ajenrem 084/Bhaskara Jaya)
  19. Malang (Lanud Abdulrachman Saleh)
  20. Madiun (Lanud Iswahyudi)
  21. Balikpapan (Ajendam VI/Mulawarman)
  22. Banjarmasin (Lanal Banjarmasin)
  23. Pontianak (Ajendam XII/Tanjungpura)
  24. Palangkaraya (Ajenrem 102/Panju Panjung)
  25. Makassar (Ajendam VII Wirabuana)
  26. Manado (Lantamal VIII Manado)
  27. Palu (Lanal Palu)
  28. Kendari (Lanal Kendari)
  29. Maluku/Ambon (Ajendam XVI/Pattimura)
  30. Ternate (Ajenrem 152/Babullah)
  31. Bali (Ajendam IX/Udayana)
  32. NTT (Ajenrem 161/WS Kupang)
  33. NTB (Ajenrem 162/WB)
  34. Jayapura (Ajendam XVII Cendrawasih)
  35. Biak (Ajenrem 173/Praja Vira Braja)
  36. Manokwari (Kodim 1703/Manokwari)
  37. Sorong (Ajenrem 171/Praja Vira Tama)
  38. Merauke (Lantamal XI Merauke)

D. Materi seleksi Tenaga Kesehatan TNI

Pemeriksaan awal di Panda :

  • Rik/Uji awal di tempat dilaksanakan pada ketika daftar ulang (Validasi / sehabis registrasi Online) dengan Alokasi waktu bersamaan dengan waktu registrasi dan Rik/Uji Tingkat Pusat pada awal bulan Agustus 2016 oleh Mabes Tentara Nasional Indonesia dibantu Mabes Angkatan

Materi Rik/Uji awal di tempat yaitu :

  • Administrasi, Buta Warna, Tensi, Postur, MI (Puldata awal Litpers)

Materi Rik/Uji tingkat Pusat yaitu :

  • Administrasi, Kesehatan, Kesamaptaan Jasmani, Psikologi, Mental Ideologi, Pantukhir

E. Panduan Pendaftaran

  1. Calon mendaftar secara Online melalui internet dengan Website : rekrutmen-tni.mil.id dan mengisi formulir pendaftaran. Tata cara registrasi telah dijelaskan beliau atas.
  2. Daftar ulang secara fisik ke tempat registrasi yang telah ditentukan dengan mengambarkan cetakan formulir pendaftaran.
  3. Membawa Dokumen orisinil : Surat pendaftaran, Akte kelahiran, KTP Calon, KTP orang tua/Wali, Kartu Keluarga (KK), SKCK, Ijazah & SKHUN SD, SLTP, SLTA sederajat, kesarjanaan, Diploma, pas photo hitam putih dan berwarna 4X6 20 lembar dan Rapot SLTA sederajat.
  4. Bagi  yang  pindah Domisili membawa surat keterangan pindah Domisili dari kelurahan / Kecamatan.
  5. Masing-masing di fotocopy satu lembar dan dilegalisir.
  6. Menyetakan Surat keterangan bebas Nakoba dan surat Kesehatan dau umah Sakit Pemerintah.

Ingat!!!
Selama proses seleksi, panitia tidak melaksanakan pemungutan biaya apapun. Apabila ada oknum yang melaksanakan itu, maka silahkan laporkan pada panitia terdekat.

Demikianlah informasi yang sanggup admin sampaikan pada kesempatan ini tentang Penerimaan Tenaga Kesehatan TNI. Mudah-mudahan informasi yang telah admin sampaikan tersebut bermanfaat untuk anda.

Admin turut mendoakan biar anda sanggup lulus tahapan seleksi yang diberikan dan jadinya sanggup menjadi Tenaga Kesehatan TNI.

Mari turut bagikan (G+1) informasi ini pada teman-teman lainnya yang membutuhkan. Sukai pula halaman web kami. Cukup sekian dan biar kita sanggup menjadi orang yang sukses semenjak muda. Amin.

Loading...
loading...
close