Mengenal Apa Itu UNBK 2020, Fakta dan Ketentuannya

UNBK 2020 – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2020 sudah dimulai pada 16 Maret 2020 untuk jenjang SMK. Sedangkan untuk jenjang SMA, UNBK akan dimulai pada 30 Maret dan berakhir pada 2 April 2020. Berbeda dengan UN, UNBK ini berbasis internet dan dilakukan secara online. Masih seperti UN versi lama, UNBK dilaksanakan sebagai penentu keberhasilan seorang siswa sekaligus peninjau bagi kualitas pendidikan dalam negeri. Jika dirimu masih belum begitu mengetahui seputar UNBK 2020, di bawah ini sudah Mamikos rangkum info UNBK mulai dari fakta hingga ketentuannya.

Mengenal UNBK Mulai Dari Fakta Hingga Ketentuannya

UNBK 2020
m.ayobandung.com

Jadwal Ujian Nasional (UN) 2020 untuk tahun ajaran 2019-2020 telah diluncurkan oleh BNSP (Badan Nasional Standarisasi Pendidikan). UN 2020 akan dibuka pada tanggal 30 Maret hingga 2 April 2020. Jadwal UN diputuskan sesuai hasil keputusan BSNP dan rapat koordinasi BSNP dengan Direktorat bersangkutan, Pusat Penilaian Pendidikan Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Dinas Pendidikan Provinsi. Nah, untuk semua orangtua usahakan supaya mulai mempersiapkan anak dalam menghadapi Ujian Nasional 2020. Adapun Ujian Nasional saat ini sudah memakai komputer atau tidak jarang dikenal dengan sebutan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer).

Merupakan syarat utama kelulusan seorang siswa, nyatanya kelulusan seorang siswa sebenarnya tidak ditentukan oleh hasil UN. Meskipun begitu, masih banyak guru mata pelajaran ujian nasional dan siswa yang mencemaskan UN ini. Mengingat nilai siswa tersebut menjadi penentu sukses tidaknya guru dengan angkatan tersebut. Karena UN masih diartikan sebagai puncak dari segala proses belajar di bangku sekolah yang sangat menentukan bagaimana dan apa yang diperoleh selama siswa belajar dan menerima pelajaran dari para guru.

Di balik kecemasan, banyak pula siswa yang berusaha mencurangi sistem ujian dengan memanfaatkan kunci jawaban yang beredar dan juga menggunakan contekan. Hal inilah yang lantas mendorong pemerintah untuk membuat sebuah sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Lalu apa itu UNBK? Ada baiknya semua siswa maupun orangtua pun mengetahui sistem UNBK. Untuk informasi lebih lengkapnya seputar UNBK ini bisa dirimu baca informasinya di bawah ini.

Apa itu UNBK?

Menelaah dari perjalanan sistem pendidikan di Indonesia, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tentunya masih menjadi sesuatu yang baru bagi khalayak. Mulai dikenal beberapa tahun terakhir, UNBK baru mulai diselenggarakan di semua sekolah baru-baru ini mengingat tidak semua sekolah memiliki sarana prasarana yang memadai untuk melaksanakannya. Disebut juga Computer Based Test (CBT), UNBK adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Fakta-fakta menarik UNBK

1. Dimulai pada tahun 2014

Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilakukan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2015 dilakukan rintisan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 556 sekolah terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 Provinsi dan Luar Negeri. Pada tahun 2016 dilakukan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 4382 sekolah yang tediri dari 984 SMP/MTs, 1298 SMA/MA, dan 2100 SMK. Jumlah sekolah yang mengekor UNBK tahun 2017 melonjak tajam menjadi 30.577 sekolah yang terdiri dari 11.096 SMP/MTs, 9.652 SMA/MA dan 9.829 SMK.

2. Menerapkan sistem semi online

Penyelenggaraan UNBK 2020 kini telah memakai sistem semi-online, yakni soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah). Kemudian, ujian murid dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim balik dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).

3. Ujian bareng sekolah beda

Tidak semua sekolah di Indonesia memiliki sarana komputer yang memadai. Oleh karena itu, Kemendikbud memperbolehkan sekolah dengan sarana komputer masih terbatas melaksanakan UNBK di sekolah lain yang memiliki sarana komputer memadai.

4. Aturan UNBK

Anak yang terlambat datang hanya diperkenankan mengikuti ujian setelah mendapatkan izin Ketua Panitia UN Tingkat Sekolah/Madrasah, tanpa diberikan perpanjangan waktu. Anak juga dilarang membawa dan/atau menggunakan perangkat komunikasi elektronik dan optik, kamera, kalkulator, dan sejenisnya ke dalam ruang ujian. Sebelum UNBK dimulai, anak-anak nantinya diminta mengumpulkan tas, buku, dan catatan dalam bentuk apapun di bagian depan di dalam ruang kelas.

5. Mengerjakan soal Ujian Nasional di Komputer

Dalam sistem UNBK, para siswa nantinya akan mengerjakan soal-soal Ujian Nasional di komputer. Dalam UNBK, ada beberapa sesi ujian yang masing-masing berdurasi dua jam. Jika waktu sudah habis, sistem UNBK pun akan tertutup secara otomatis. Tak ada tambahan waktu untuk mengerjakan soal UNBK.

6. Akan dihapus mulai tahun 2021

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim berencana menghapus Ujian Nasional (UN) pada 2021. Keputusan ini diambil dari salah satu empat program pokok kebijakan pendidikan Merdeka Belajar. Hal ini juga sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Ketentuan UNBK

Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload). Adapun berikut ketentuan spesifikasi minimum server dan client untuk melaksanakan UNBK:

  1. Menyediakan petugas laboratorium komputer (proktor dan teknisi).
  2. Menyediakan sarana komputer dengan spesifikasi (minimal) sebagai berikut:
    1. Server
      • PC/Tower/Desktop (bukan laptop)
      • Processor 4 core dan clock rate minimal 1.6 GHz (64 bit)
      • RAM 8 GB, DDR 3
      • Harddisk 250 GB
      • Operating System (64 bit): Windows Server/Windows 8/Windows 7 /Linux Ubuntu 14.04
      • LAN CARD (NIC) 2 unit support GigaByte
      • UPS (tahan 15 menit)
      • Jumlah server mengikuti rasio 1:40 (1 server maksimal untuk 40 client)
      • Cadangan 1 server.
    2. Client
      • PC atau Laptop
      • Monitor minimal 11 inch
      • Processor minimal single core
      • RAM minimal 512 MB
      • Operating System: Windows XP/Windows 7/Windows 8/ LINUX / MAC / Chrome OS
      • Web Browser: Exambro versi terbaru
      • Hardisk minimal tersedia 10 GB (free space)
      • LAN Card
      • Jumlah client mengikuti rasio 1:3 (1 client untuk 3 peserta)
      • Cadangan minimal 10%.
      • Headset/earphone (untuk ujian listening SMA/MA dan SMK)
  3. Jaringan internet dengan bandwidth minimal 1 Mbps
  4. Jaringan area lokal (Local Area Network – LAN):
    • Switch 10/100/1000 Mbps dengan jumlah port sesuai dengan jumlah komputer pada setiap setiapJaringan internet dengan bandwidth minimal 1 Mbps
    • Jaringan area lokal (Local Area Network – LAN)

Nah, itu tadi sedikit informasi seputar UNBK 2020 yang wajib untuk dirimu ketahui. Semoga informasi di atas bisa berguna untuk kalian semua ya. Jika dirimu masih memiliki pertanyaan lainnya seputar UNBK 2020, dirimu bisa gali informasi lebih banyak lagi melalui situs blog Mamikos. Buat dirimu yang berencana ingin merantau ke luar kota untuk menempuh pendidikan, maka jangan lupa untuk download aplikasi Mamikos di ponsel dirimu ya! Di aplikasi Mamikos dirimu akan dengan mudah menemukan informasi seputar kost-kostan, sewa apartemen, hingga sewa rumah kontrakan dengan mudah yang bisa menjadi tempat tinggal dirimu nantinya. Untuk itu, tunggu apalagi segera install aplikasi Mamikos sekarang juga di ponsel Android atau ponsel iOS dirimu sekarang juga ya!

Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idaman mu:

Loading...


Sumber: Mamikos

Loading...
loading...
close