Maxi, CEO Aplikasi Kesehatan Mental Pertama di Indonesia

Namanya Audrey Maximillian Herli, sehari-hari biasa dipanggil Maxi.  Sosok milenial dan inspiratif ini merupakan pria kelahiran Surabaya 13 Oktober 1992, yang merupakan co-founder dan sekaligus CEO dari Riliv.  Tahun 2020 ini Maxi mendapat penghargaan 30 under 30 dari Forbes Asia.  Setelah lulus dari SMA Negeri 1 Sidoarjo (Jawa Timur), Maxi memilih kuliah di program studi Sistem Informasi Universitas Airlangga, Surabaya.  Berbekal kemampuan yang dimiliki dari bangku kuliahnya ini, Maxi membangun perusahaan startup pertama di Indonesia yang bergerak dalam layanan kesehatan mental.

Liputan6.com menyebut Riliv merupakan aplikasi yang berbasis pada  layanan kesehatan mental berupa meditasi dan konseling online dengan psikolog yang menopang gaya hidup sehat mental penggunanya.  Bukan hanya individu-individu saja, pada situs yang dibuatnya, Riliv meyakinkan mampu mendampingi perusahaan yang memerlukan untuk meningkatkan kesejahteraan mental karyawan. Riliv menawarkan program menciptakan karyawan yang produktif, sehat, dan bahagia.

Bersama dengan  Audy Christopher Herli yang merupakan kakak Maxi, mereka mendirikan aplikasi Riliv sebagai one stop service aplikasi kesehatan mental yang pertama di Indonesia yang tidak hanya membantu mengatasi masalah pribadi dengan konseling, tetapi juga menyediakan layanan meditasi online Hening yang senantiasa membantu menjaga kebahagiaan dan produktivitas penggunanya.  Untuk menunjang hal itu, Riliv menyediakan sejumlah artikel kesehatan mental Riliv Story dengan sajian yang renyah dan gampang dicerna.

Situs Riliv menyebutkan angka statistik yang dimilikinya memperlihatkan telah digunakan oleh lebih dari 200.000 pengguna.  Dari jumlah pengguna itu, 94% pengguna merasakan lebih sehat mental setelah bergabung dengan Riliv, sehingga 90% pengguna itu merasa puas dengan layanan Riliv.****

(Kampus Center dari berbagai sumber)

Sumber: Kampuscenter.com

Loading...
loading...
close