Makalah Wacana Pendidikan

 Makalah merupakan suatu karya ilmiah yang mempunyai bahasan pokok duduk kasus serta meliputi r Makalah Tentang PendidikanMakalah wacana pendidikan. Makalah merupakan suatu karya ilmiah yang mempunyai bahasan pokok duduk kasus serta meliputi ruang lingkup tertentu. Makalah sanggup juga diartikan sebagai karya akademis yang diterbitkan pada suatu jurnal yang bersifat ilmiah. Menurut beberapa hebat bahkan mengartikan makalah sebagai karya tulis yang memuat suatu pemikiran duduk kasus topik tertentu yang ditulis dengan cara sistematis dan disertai dengan analisis yang rasional dan objektif.

Dari beberapa klarifikasi di atas, maka bisa diambil kesimpulan bahwa makalah merupkaan karya tulis yang mempunyai bahasan suatu permasalahan dengan analisa yang logis dan objektif yang ditulis dengan urutan sistematis. Makalah itu sendiri dibagi menjadi 3 kelompok besar, antara lain :

  • Makalah Deduktif yaitu sebuah makalah yang menurut pada kajan teoritis dan juga relevan dengan permasalahan yang sedang dibahas.
  • Makalah Induktif yaitu sebuah makalah yang ditulis menurut data empiris serta bersifat objektif menurut dari apa yang diperoleh dari lapangan. Namun makalah ini tetap relevan dan sesuai dengan pembahasan
  • Makalah Campuran yaitu makalah yang disusun sesuai dengan kajian teoritis dan data yang empiris. Maksudnya, makalah ini yaitu penggabungan dari makalah deduktif dan makalah deduktif. Makalah adonan itu sendiri terbagi menjadi 6 bagian, yaitu : Makalah Ilmiah, Makalah Kerja, Makalah Kajian, Makalah Posisi, Makalah Analisis dan Makalah Tanggapan.

Baca juga : Pentingnya Teknologi Informasi Dalam Dunia Pendidikan

Setelah kita mengetahui bersama mengenai pengertian serta jenis-jenis makalah, kali ini kita akan membahas makalah wacana pendidikan. Makalah wacana pendidikan itu sendiri merupakan makalah yang mana pokok pembahasannya tidak jauh dari duduk kasus pendidikan yang ada di Indonesia.

Untuk lebih jelasnya berikut ini kami sajikan rujukan makalah wacana pendidikan

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Indonesia ketika ini memerlukan sumberdaya insan dalam jumlah serta mutu yang memadai sebagai pendukung utama pembangunan. Dan untuk memenuhi hal tersebut, pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting. Berdasarkan fungsi dan tujuan pendidikan nasional, dijelaskan bahwa pendidikan di setiap jenjang, termasuk di sekolah harus diselenggarakan dengan sistematis.

B. RUMUSAN MASALAH

  1. Apa yang dimaksud dengan pendidikan ?
  2. Bagaimanakah kualitas pendidikan di Indonesia ketika ini ?
  3. Apa sajakah faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan di Indonesia?

C. TUJUAN

  1. Mengetahui pengertian pendidikan dan pendidikan karakter
  2. Mengetahui kualitas pendidikan di Indonesia
  3. Mengetahui faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan di Indonesia
  4. Mengetahui efek dari pendidikan abjad terhadap kualitas pendidikan di Indonesia.

BAB II

Loading...

PEMBAHASAN

A. DEFINISI PENDIDIKAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER

1. Pengertian Pendidikan

Menurut Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan Nasional Indonesia), pendidikan merupakan tuntutan dalam kehidupan tumbuhnya anak-anak. Maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada bawah umur tersebut, semoga mereka bisa mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.

Pendidikan merupakan perjuangan sadar untuk menyiapkan akseptor didik dengan melalui acara bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1991), Pendidikan diartikan sebagai proses pembelajaran bagi individu yang bertujuan untuk mencapai pengetahuan serta pemahaman yang lebih tinggi mengenai obyek-obyek tertentu. Pengetahuan tersebut diperoleh secara formal sehingga menjadikan individu mempunyai pola pikir serta sikap sesuai dengan pendidikan yang telah diperolehnya.

Dari beberapa pengertian pendidikan tersebut maka sanggup disimpulkan bahwa Pendidikan yaitu Bimbingan yang diberikan oleh orang bakir balig cukup akal kepada perkembangan anak semoga mencapai kedewasaannya dengan tujuan supaya anak cukup cakap melaksanakan kiprah hidupnya sendiri tanpa santunan orang lain.

2. Pengertian Pendidikan Karakter

Penguatan pendidikan moral atau pendidikan abjad dalam konteks ketika ini sangat relevan untuk mengatasi terjadinya krisis moral yang tengah melanda negara kita. Krisis tersebut antara lain berupa maraknya angka kekerasan bawah umur dan remaja,  meningkatnya pergaulan bebas, pencurian remaja, kejahatan terhadap teman, penyalahgunaan obat-obatan, kebiasaan menyontek, pornografi, serta perusakan milik orang lain yang sudah menjadi duduk kasus sosial dan sampai ketika ini masih belum sanggup diatasi secara tuntas, maka itu betapa pentingnya pendidikan karakter.

Menurut Lickona, abjad berkaitan dengan konsep moral, sikap moral, dan sikap moral. Berdasarkan ketiga komponen ini sanggup dinyatakanbahwa abjad yang baikdidukung oleh pengetahuan wacana kebaikan, harapan untuk berbuat baik, dan melaksanakan perbuatan kebaikan. Bagan dibawah ini merupakan skema kterkaitan ketiga kerangka pikir ini.

B.   KONDISI KUALITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA

Dunia pendidikan di Indonesia ketika ini masih mempunyai beberapa hambatan yang berkaitan dengan mutu pendidikan. Beberapa diantaranya yaitu jumlah guru yang belum merata, keterbatasan susukan pada pendidikan, serta kualitas guru itu sendiri yang dinilai masih kurang. Terbatasnya susukan pendidikan di Indonesia, terlebih di tempat menjadikan meningkatnya arus urbanisasi dengan tujuan untuk mendapat susukan ilmu yang lebih baik di perkotaan.

C. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS PENDIDIKAN

Beberapa faktor yang bisa mempengaruhi kualitas pendidikan yaitu mahalnya biaya pendidikan, sarana dan prasarana, kesejahteraan pendidik, kualitas pendidik dan pendidikan kurang merata.

Demikianlah sedikit rujukan isi makalah wacana pendidikan yang bisa kami berikan. Semoga bermanfaat dan terima kasih atas perhatiannya.


Sumber: https://www.masukuniversitas.com

Loading...
loading...
close