Link Soal TPS UTBK 2020 PDF dan Pembahasannya

Link Soal TPS UTBK 2020 PDF dan Pembahasannya – Panitia Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) resmi merilis beberapa ketentuan baru dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020. Pelaksanaan UTBK nantinya akan dilaksanakan dalam dua tahapan, yakni pada 5 hingga 14 Juli 2020 dan 20 hingga 29 Juli 2020. Terkait materi UTBK 2020, LTMPT masih akan tetap mengujiankan Tes Potensi Skolastik (TPS) saja. Silahkan cek link soal TPS UTBK 2020 hingga pembahasanya di bawah ini.

Info Terkait Link Soal dan Pembahasan TPS UTBK 2020

unsplash.com

Pendaftaran UTBK 2020 sudah resmi ditutup oleh LTMPT sejak 20 Juni 2020 lalu. Kini, para peserta tinggal menunggu waktu pelaksanaan UTBK saja. Melalui perencanaan dan pembahasan yang cukup panjang, LTMPT pun akhirnya menyepakati bahwa akan ada dua gelombang untuk pelaksanaan UTBK 2020.

Apa sih UTBK?

Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) adalah sebuah ujian berbasis komputer yang nanti nilainya bisa digunakan dalam SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) hingga Seleksi Mandiri. Sederhananya, UTBK ini adalah ujiannya saja sampai siswa mendapatkan nilai. Sedangkan, SBMPTN sendiri adalah sistem seleksinya untuk ke perguruan tinggi hingga memilih jurusan.

Apa Saja Ketentuan Terbaru Pelaksanaan UTBK 2020?

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud), dan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) akhirnya menambahkan beberapa ketentuan terbaru terkait pelaksanaan UTBK 2020. Adapun ketentuan-ketentuan tersebut antara lain:

  1. Pelaksanaan Tes UTBK per hari, diubah dari 4 (empat) sesi menjadi 2 (dua) sesi, dengan rincian perubahan waktu:
    • Sesi 1: pukul 09.00 – 11.15 Waktu Setempat;
    • Sesi 2: pukul 14.00 – 16.15 Waktu Setempat.
    • Jeda waktu selama 2 jam 45 menit, digunakan untuk pelaksanaan protokol kesehatan saat pergantian sesi.
  2. Tes UTBK akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni:
    • Tahap I: 5 – 14 Juli 2020
    • Tahap II: 20 – 29 Juli 2020
  3. Pengumuman SBMPTN akan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2020.
  4. Peserta berdomisili di luar propinsi/kabupaten/kota dan tidak dapat hadir di lokasi Pusat UTBK PTN tempat tes karena alasan keselamatan dan kesehatan serta Pusat UTBK yang belum dapat menyelenggarakan tes karena satu dan lain hal, akan mengikuti Tes UTBK di lokasi Mitra UTBK Tambahan, di daerah setempat. Pusat UTBK PTN bekerja sama dengan SMA/SMK/MA Mitra yang memenuhi persyaratan.
  5. Kegiatan penjadwalan ulang dan relokasi tempat tes, akan dilaksanakan oleh LTMPT dan Pusat UTBK PTN dan akan diinformasikan kepada Seluruh Peserta UTBK-SBMPTN melalui saluran informasi resmi.
  6. Peserta disilakan login kembali ke portal LTMPT untuk mencetak Kartu Tanda Peserta Baru. Waktu pencetakan Kartu Peserta Baru akan diinformasikan lebih lanjut melalui laman LTMPT.

Tes UTBK Apa Saja?

Meskipun ada beberapa ketentuan tambahan terkait pelaksanaan UTBK 2020, namun untuk materi tes UTBK sendiri hanya akan tetap mengujiankan satu materi saja yakni Tes Potensi Skolastik (TPS). Diketahui, TPS ini dirancang untuk memprediksi peserta mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi. TPS bertujuan untuk mengukur kognitif yang dianggap penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi. Kemampuan yang akan diuji dalam TPS sendiri akan mencakup sebagai berikut:

  1. Penalaran umum
    Soal-soal penalaran umum akan menunut penalaran dirimu dalam memahami beberapa jenis soal, mulai dari teks, tabel, diagram, hingga grafik (sesuai dengan konteks pada paragraph yang tersirat). Penalaran umum juga akan menuntut dirimu untuk bisa menyimpulkan secara logis sesuatu yang mungkin terjadi berdasarkan isi teks. Soal-soal penalaran umum juga akan menuntut dirimu untuk bisa menganalisis serta menjawab soal berdasarkan data yang telah disediakan.
    Banyak yang mengatakan bahwa soal yang cukup sulit pada tes penalaran umum adalah mencari pernyataan yang benar dan kesimpulan yang paling mungkin benar. Kunci dalam mengerjakan soal ini adalah ketelitian dan sejauh mana dirimu mampu memahami maksud dari isi teks. Sedangkan, untuk soal-soal berdasarkan isi teks biasanya akan cukup panjang dan mengandung banyak angka. Untuk itu, dirimu dituntut agar lebih cermat atau teliti dalam membaca dan mengambil sebuah informasi.
  2. Pemahaman bacaan
    Selanjutnya, ada pemahaman bacaan yang merupakan suatu bentuk ujian yang akan mengukur sejauh mana dirimu paham dan mengerti Bahasa Indonesia. Untuk bisa bisa memahami kaidah penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar, paling tidak dirimu sudah cukup akrab dengan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) dan juga PUEBI (Pedoman Umum Bahasa Indonesia). Soal-soal pemahaman bacaan sepintas memang terlihat begitu mudah. Namun, tentunya tidak boleh dirimu sepelekan.
    Untuk dapat memahami soal-soal pemahaman bacaan, setidaknya dirimu bisa mencoba belajar kosa kata di KBBI dengan mengaksesnya secara daring di https://kbbi.kemendikbud.go.id/. Jika dirimu ingin mendalami tentang PUEBI, dirimu bisa mengaksesnya juga dengan cara dari di http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/sites/default/files/PUEBI.pdf. Jangan lupa juga asah kemampuan membaca cepat dan membaca cermat dirimu.
    Membaca cepat atau membaca memindai ini merupakan teknik membaca yang bertujuan mendapatkan informasi dengan cara langsung masuk ke dalam masalah atau inti informasi yang ingin diketahui. Teknik membaca ini dibutuhkan untuk menentukan judul sebuah bacaan. Berbeda dengan membaca cepat, membaca cermat atau dikenal dengan membaca intensif ini lebih menekankan informasi yang lebih detail. Misalnya, dalam sebuah soal nantinya ditanyakan kata berimbuhan yang kurang tepat, atau kata ganti yang tepat dari sebuah kata yang ada di dalam paragraph.
  3. Pengetahuan Umum
    Sederhananya, pengetahuan umum adalah tes yang menilai kemampuan dirimu dalam memahami suatu bacaan (reading comprehension). Bacaan yang akan diberikan pada soal-soal pemahaman dan pengetahuan umum ini tak hanya akan menyangkup bacaan Bahasa Indonesia saja, melainkan pula bacaan dalam Bahasa Inggris. Satu tipe soal yang selalu ada dalam pemahaman bacaan dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris adalah ide utama dan variasinya. Apa aja variasinya? Ada kalimat utama, topik (main topic), judul (title) ataupun kesimpulan.
  4. Pengetahuan Kuantitatif
    Pengetahuan kuantitatif adalah soal-soal yang menguji pengetahuan dirimu mengenai konsep-konsep dasar matematika. Soalnya sederhana dan tiap soal umumnya hanya akan menguji satu topik atau materi saja. Materi yang diujikan di pengetahuan kuantitatif ini adalah materi sangat mendasar, yang mungkin secara tidak sadar dirimu sudah lupa. Singkatnya, pengetahuan kuantitatif materinya konsep-konsep dasar yang ada di Matematika yang menguji kemampuan literasi matematis dirimu dan bagaimana mengolah informasi yang ada untuk menjawab suatu persoalan.

Contoh Soal dan Pembahasan TPS UTBK

Pada materi TPS UTBK 2020, dirimu akan berhadapan dengan beberapa tipe soal yaitu Penalaran Umum, Pemahaman Bacaan, Pengetahuan Umum, dan Pengetahuan Kuantitatif. Agar dirimu lebih siap menghadapi UTBK 2020, dirimu bisa berlatih menggunakan latihan soal TPS UTBK 2020 di bawah ini.

Penalaran Umum

Bacalah teks di bawah ini untuk menjawab soal nomor 1-3!

Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) telah hadir di Ibu Kota sejak 2015 melalui Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 169 Tahun 2015 tentang Penanganan Prasarana dan Sarana Tingkat Kelurahan. Mereka identik dengan sebutan pasukan oranye berkat seragam yang dikenakan selama berdinas. Sesuai dengan Keputusan Gubernur Nomor 2331 Tahun 2016, jumlah pasukan ini cukup banyak, yaitu mencapai 20.190 orang dan tersebar di 267 kelurahan di Jakarta. Selain pasukan oranye, ada juga pasukan biru, hijau, dan ungu yang dibentuk berlandaskan Pergub DKI Jakarta No 212/2016. Setiap pasukan ini berada di bawah koordinasi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang berbeda. Pasukan oranye berada di bawah kelurahan. Adapun pasukan lain yang juga disebut pekerja harian lepas (PHL) berturut-turut berada di bawah Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Sumber Daya Air, dan Dinas Sosial. Kehadiran pasukan-pasukan ini antara lain bertujuan membantu sejumlah persoalan yang muncul di sekitar lingkungan tempat tinggal warga. Contoh persoalan itu antara lain jalan rusak, saluran tersumbat, pohon tumbang, timbunan sampah liar, penerangan jalan, dan gelandangan.

Saluran air dan timbunan sampah menjadi fokus sorotan warga karena kerap kali menjadi biang kerok banjir. Banjir besar pada awal 2020 memaksa 31.232 warga Jakarta mengungsi karena rumah mereka terendam. Warga sebenarnya juga memahami bahwa persoalan saluran air dan sampah tak lepas dari peran aktif mereka. Persoalan kebersihan dan timbunan sampah, menurut hampir tiga perempat warga, juga menjadi bagian dari tanggung jawab mereka. Sama halnya dengan saluran air yang dinilai serupa oleh sekitar separuh responden. Namun, pendapat warga dapat juga dipahami sebagai kecondongan apatisme warga terhadap kehadiran bantuan petugas PPSU dan PHL.

Kondisi itu dapat disebabkan oleh ketidakkonsistenan mereka hadir di tengah warga. Hanya 41,7 persen responden yang menemukan pasukan ini sedang bertugas di lingkungan tempat tinggal mereka setiap hari. Ada responden lainnya yang baru menemukannya beberapa hari dalam seminggu (16,4 persen), seminggu sekali (11,8 persen), sebulan sekali (12,2 persen), dan sisanya ada yang lebih dari satu bulan. Berikut ditampilkan hasil kinerja PPSU menurut masyarakat berdasarkan hasil survei bulan Desember 2019-Februari 2020.

1. Berdasarkan paragraf 1, manakah di bawah ini pernyataan yang benar?

A. Petugas PPSU bertujuan untuk membantu Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Sumber Daya Air, dan Dinas Sosial.
B. Pasukan oranye, biru, hijau, dan ungu berada di bawah koordinasi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang sama.
C. Hanya pasukan oranye yang termasuk dalam petugas penanganan prasarana dan sarana tingkat kelurahan.
D. Pasukan oranye turut serta menjadi pekerja harian lepas (PHL) yang berada di bawah Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Sumber Daya Air, dan Dinas Sosial.
E. Jalan rusak, saluran mampat, pohon tumbang, timbunan sampah liar, penerangan jalan, dan gelandangan wajib ditangani oleh petugas PPSU setempat.

Jawaban: C

Pembahasan:

Pernyataan yang benar terdapat pada pilihan jawaban C karena sesuai dengan isi dalam teks. Pada paragraf pertama dijelaskan bahwa Pasukan oranye berada di bawah kelurahan dan dijelaskan bahwa Adapun pasukan lain yang juga disebut pekerja harian lepas (PHL) berturut-turut berada di bawah Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Sumber Daya Air, dan Dinas Sosial. Dengan demikian, hanya pasukan oranye yang termasuk dalam petugas penanganan prasarana dan sarana tingkat kelurahan. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.

2. Berdasarkan paragraf 1, jika terdapat timbunan sampah liar di sekitar tempat tinggal warga, manakah di bawah ini simpulan yang BENAR?

A. Persoalan timbunan sampah liar di tempat tinggal warga akan diselesaikan oleh para pasukan oranye.
B. Pemerintah akan memerintahkan pekerja harian lepas untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
C. Para warga akan mengerahkan pasukan oranye, biru, hijau, dan ungu untuk membersihkan timbunan sampah liar tersebut.
D. Sampah liar di sekitar tempat tinggal warga menjadi tanggung jawab masyarakat yang tinggal di lingkungan tersebut.
E. Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Sumber Daya Air, dan Dinas Sosial turut serta untuk membantu permasalahan timbunan sampah liar.

Jawaban: A

Pembahasan:

Inti permasalahan dalam paragraf tersebut terdapat pada kalimat terakhir, yaitu Kehadiran pasukan-pasukan ini antara lain bertujuan membantu sejumlah persoalan yang muncul di sekitar lingkungan tempat tinggal warga. Contoh persoalan itu antara lain jalan rusak, saluran tersumbat, pohon tumbang, timbunan sampah liar, penerangan jalan, dan gelandangan. Dikarenakan permasalah tersebut terjadi di sekitar tempat tinggal, maka yang menangani hal tersebut adalah pasukan oranye. Hal tersebut dijelaskan dalam kalimat Pasukan oranye berada di bawah kelurahan. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah A.

3. Berdasarkan diagram kinerja petugas PPSU, persentase tanggapan untuk kinerja petugas PPSU yang memiliki perbedaan antara 0,8 persen adalah ….

A. Biasa saja dan sangat cepat, tetapi kerja asal-asalan
B. Sangat cepat, pekerjaan memuaskan, dan biasa saja
C. Sangat lambat, hasil pekerjaan tidak memuaskan, dan keberadaan petugas tidak menentu
D. Sangat cepat, tetapi kerja asal-asalan, dan biasa saja
E. Keberadaan petugas tidak menentu, tetapi kerja asal-asalan

Jawaban: C

Pembahasan:

Dua persentase kinerja petugas PPSU yang memiliki rentang persentase 0,8 persen adalah “Sangat lambat dan pekerjaan tidak memuaskan” dan “Keberadaan petugas tidak menentu”. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.

Perhatikan teks berikut untuk  menjawab soal nomor 4-5!

Lani membagikan piring untuk membagi kue ulang tahunnya kepada lima orang temannya, yaitu Dinda , Rani, Siska, Ammar, dan Ariq. Lani memiliki lima warna piring, yaitu merah, biru, ungu, putih, dan hijau. Dinda menyukai warna merah muda dan hijau. Siska menyukai semua warna, kecuali warna yang disukai Dinda. Ammar menyukai warna biru, sedangkan Ariq menyukai warna ungu dan hijau. Lani ingin semua temannya mendapatkan piring dengan warna yang mereka suka.

4. Jika Rani hanya menyukai warna merah muda, piring yang diberikan kepada Siska berwarna ….

A. putih
B. hijau
C. biru
D. ungu
E. merah muda

Jawaban: A

Pembahasan:

Sesuai data di atas, warna yang disukai oleh setiap anak adalah sebagai berikut.

  • Dinda: merah, hijau
  • Siska: semua warna kecuali merah dan hijau (jadi, warna piring yang disukai Siska adalah biru, ungu, dan putih)
  • Ammar: biru
  • Ariq: ungu dan hijau
  • Rani: merah muda

Lani ingin semua temannya mendapatkan piring dengan warna yang mereka suka. Oleh karena itu, warna biru harus diberikan kepada Ammar dan warna merah harus diberikan kepada Rani. Tiga orang teman lain akan mendapatkan warna berikut ini.

  • Dinda: merah, hijau (piring merah muda diberikan kepada Rani)
  • Ariq: ungu, hijau(piring hijau sudah diberikan kepada Dinda)
  • Siska: biru, ungu, putih (piring biru diberikan kepada Ammar, sedangkan piring ungu diberikan kepada Ariq)

Oleh karena itu, piring yang diberikan kepada Siska adalah piring putih. Jawaban yang tepat adalah A.

5. Jika Diana hanya menyukai warna hijau, piring berwarna ungu akan diberikan kepada ….

A. Dinda
B. Siska
C. Diana
D. Ammar
E. Ariq

Jawaban: E

Pembahasan:

Lani ingin semua temannya mendapatkan piring dengan warna yang mereka suka. Oleh karena itu, warna biru harus diberikan kepada Ammar dan warna hijau harus diberikan kepada Diana. Perhatikan rinciannya berikut ini.

  • Diana: hijau
  • Ammar: biru
  • Dinda: merah muda, hijau(piring hijau diberikan kepada Diana)
  • Ariq: ungu, hijau(piring hijau sudah diberikan kepada Diana)
  • Siska: biru, ungu, putih (piring biru diberikan kepada Ammar, sedangkan piring ungu diberikan kepada Ariq)

Dengan demikian, piring ungu diberikan kepada Ariq. Jawaban yang tepat adalah E.

Pemahaman Bacaan

Bacalah teks di bawah ini untuk menjawab soal nomor 6 sampai 8!

Migrasi paus telah lama menjadi aktivitas rutin mamalia laut ini. Namun, selama ini ilmuwan juga masih mencari alasan paus bermigrasi. Biasanya, orang-orang yang melakukan perjalanan melintasi lautan untuk mencari air hangat yang dapat menjadi spa alami, yakni dengan berwisata di resort-resort dekat pantai. Ternyata dalam sebuah penelitian, paus juga melakukan migrasi tahunan dengan alasan yang hampir sama. Selama ini, para ilmuwan telah lama bertanya-tanya mengapa paus-paus bertubuh besar, seperti keluarga paus balin bermigrasi hingga sejauh 18.840 kilometer setiap tahunnya.

Paus-paus balin seperti paus bungkuk, paus biru, hingga paus sperma dan paus pembunuh selalu melakukan perjalanan dari perairan kutub ke perairan laut tropis yang lebih hangat. Sebelumnya, para peneliti menduga, setelah makan di Kutub Utara atau Antartika, paus melakukan perjalanan ke daerah tropis untuk melahirkan dan menjauh dari memangsa.

Untuk mengetahui alasan sebenarnya dari migrasi paus, tim peneliti yang dipimpin Robert Pitman, ahli ekologi kelautan di Marine Mammals Institute di Oregon State University, menyebarkan 62 penanda satelit pada empat jenis paus pembunuh yang menghuni perairan di Antartika. Setelah melacak paus, selama lebih dari delapan musim panas, para ilmuwan ditemukan beberapa perjalanan sejauh 9.400 kilometer ke barat Samudera Atlantik Selatan.

Perjalanan itu dilakukan bolak-balik hanya dalam 42 hari. Akan tetapi paus-paus ini tidak menjadikan perjalanan ini untuk melahirkan. Para peneliti juga melihat adanya aktivitas paus yang serupa dengan apa yang dilakukan manusia. Paus-paus ini melepaskan sel kulit luar. Namun, saat di lautan Antartika yang dingin, tampaknya paus tidak bisa melepas atau mengganti kulitnya. [ … ], paus membangun lapisan diatom mikroskopis yang tebal. Di mana lapisan ini dapat menjadi tempat berkumpulnya bakteri berbahaya yang dapat berdampak buruk bagi paus pembunuh dan paus balin.

Pada paus pembunuh, peneliti melihat adaptasi yang dilakukan mamalia laut ini saat berada di perairan Antartika yang dingin. Mereka menyimpulkan untuk menghemat panas tubuh saat di perairan dingin, paus pembunuh akan mengalihkan aliran darah dari kulit mereka. Hal ini menyebabkan perlambatan regenerasi sel kulit dan akhirnya mendorong paus ke perairan yang lebih hangat. Di mana di perairan ini, metabolisme memungkinkan mereka untuk berganti kulit. (Diadaptasi dari : sains.kompas.com)

6. Judul yang paling tepat untuk melengkapi teks tersebut adalah ….

A. Alasan Paus Bermigrasi
B. Manfaat Migrasi bagi Paus
C. Perubahan Habitat Paus Pembunuh
D. Penelitian Terhadap Perkembangan Paus
E. Dampak Lautan yang Hangat bagi Perkembangan Paus

Jawaban: A

Pembahasan:

Judul merupakan kepala karangan yang diletakkan pada bagian atas sebuah teks. Judul yang baik adalah judul yang mampu mewakili keseluruhan isi karangan. Secara keseluruhan, teks tersebut berisi penelitian tentang alasan paus melakukan migrasi.

Sebelumnya, para peneliti menduga, setelah makan di Kutub Utara atau Antartika, paus melakukan perjalanan ke daerah tropis untuk melahirkan dan menjauh dari pemangsa. Akan tetapi, paus-paus ini tidak menjadikan perjalanan ini untuk melahirkan. Para peneliti juga melihat adanya aktivitas paus yang serupa dengan apa yang dilakukan manusia. Paus-paus ini melepaskan sel kulit luar. Dengan demikian, judul yang tepat untuk melengkapi teks tersebut adalah Alasan Paus Bermigrasi. Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah pilihan A.

7. Kata yang salah digunakan pada paragraf pertama adalah ….

A. aktivitas
B. ilmuwan
C. melintasi
D. resort-resort
E. bertanya-tanya

Jawaban: D

Pembahasan:

Untuk menemukan kata yang tepat dalam kalimat, diperlukan pemahaman isi bacaan serta penalaran kebahasaan. Dari segi penggunaan kata di dalam paragraf, tidak terdapat kata yang salah. Namun, dari segi penulisan, terdapat satu kata yang salah pada paragraf pertama, yaitu kata resort-resort. Kata resort-resort merupakan kata tidak baku. Oleh karena itu, penulisannya harus diganti dengan kata resor-resor yang memiliki arti “daerah kecil”. dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan D.

8. Kata berimbuhan yang salah digunakan pada paragraf kedua adalah ….

A. melakukan
B. perjalanan
C. perairan
D. menduga
E. memangsa

Jawaban: E

Pembahasan:

Untuk menemukan kata berimbuhan yang tepat dalam kalimat, diperlukan pemahaman isi bacaan serta penalaran kebahasaan. Dari segi penulisan, tidak terdapat kata berimbuhan yang salah pada paragraf kedua. Namun, terdapat satu kata yang penggunaannya tidak tepat, yaitu kata memangsa.

Menurut KBBI, kata memangsa merupakan kata kerja yang berarti “memakan”. Akan tetapi, dalam kalimat seharusnya dijelaskan bahwa paus melakukan perjalanan ke daerah tropis untuk melahirkan dan menjauh dari pemangsa. Dengan demikian, penggunaan kata yang tepat adalah pemangsa yang berarti “pemakan”. Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah pilihan E.

Teks berikut diikuti oleh dua butir pertanyaan. Pertimbangkan apakah kata atau kalimat pada setiap nomor bercetak tebal TIDAK PERLU DIPERBAIKI (A) atau diganti dengan pilihan lain yang tersedia (B, C, D, atau E)

Perhatikan teks di bawah ini untuk menjawab soal nomor 9 sampai 10.

Mengunjungi Sabang rasanya tak lengkap jika tidak mengunjungi (9) Tugu Kilometer Nol di Kawasan Iboih, Sukakarya, Sabang. Posisi Sabang di ujung Barat Indonesia, berhadapan langsung dengan lautan lepas, menjadikan sunset sebagai atraksi menarik.

Tugu ini bisa dicapai dalam waktu sekitar 1 jam dengan mobil dari Kota Sabang. Sebagaimana umumnya jalanan di Pulau Weh yang didominasi gunung, jalan aspal mulusnya berkelok-kelok dan naik turun menuju Tugu Kilometer Nol ini.

Waktu yang paling pas untuk tiba (10) disini adalah sekitar 2-3 jam sebelum matahari terbenam jika ingin menikmatinya. Selain supaya bisa mencari lokasi nyaman untuk menikmati sunset kita juga bisa mengeksplorasi Tugu Kilometer Nol dan hutan wisata Sabang di sekitar tugu.

( Diadaptasi dari https://pesona.travel/keajaiban )

9.

A. TIDAK PERLU DIPERBAIKI
B. Tugu kilometer nol
C. tugu kilometer nol
D. Tugu KM Nol
E. Tugu KM nol

Jawaban: A

Pembahasan:

Tugu Kilometer Nol merupakan nama tempat di Kawasan Iboih, Sukakarya, Sabang. Penulisan yang tepat untuk nama tempat adalah menggunakan huruf awal kapital. Dengan demikian, penulisan tersebut tidak perlu diperbaiki. Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah pilihan A.

10.

A. TIDAK PERLU DIPERBAIKI
B. di sini
C. di-sini
D. di sini,
E. di sana

Jawaban: B

Pembahasan:

Kata di pada kata di sini merupakan kata depan. Kata depan adalah kata yang menunjukkan keterangan. Penulisan kata depan yang tepat adalah dipisah dari kata yang mengikutinya. Dengan demikian, penulisan yang tepat adalah di sini. Pemilihan kata di sini sudah tepat karena sesuai dengan konteks kalimat sehingga tidak perlu diganti dengan kata di sana. Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah pilihan B.

Pengetahuan Umum

Teks berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 11-13.

(1) Indonesia disebut sebagai negara terbesar kedua penyumbang sampah plastik lautan di dunia sehingga Indonesia memiliki target ambisius untuk mengurangi sampah plastik lautan hingga 70 persen pada tahun 2025. (2) Pemerintah Indonesia mungkin harus mempertimbangkan beberapa hal untuk mencapai target tersebut. (3) Penelitian di tahun 2018 mengindikasikan bahwa Sungai Ciliwung, yang membelah ibu kota negara, Jakarta, berada dalam daftar sungai terkotor di dunia. (4) Penelitian yang melibatkan ilmuwan dari Indonesia dan Belanda serta bekerja sama dengan Waste4Change tersebut menemukan bahwa sampel yang diambil dari Sungai Ciliwung tercemar lebih parah ketimbang setidaknya 20 sungai di Eropa dan Asia Tenggara yang juga menjadi subyek penelitian.

(5)Telah dilakukan pengawasan terhadap makroplastik atau plastik dengan ukuran lebih dari 5 milimeter, di lima lokasi sepanjang Sungai Ciliwung pada Mei 2018. (6) Hasilnya, sebanyak 20.000 barang berbahan plastik mengalir ke Laut Jawa setiap jam. (7) Angka tersebut jauh lebih tinggi daripada Sungai Chao Phraya di Thailand sebanyak 5.000 barang per jam, Sungai Seine di Perancis sebanyak 700 per jam, dan Sungai Rhine di Belanda dengan 80 per jam. (8) Selain itu, studi ini juga menghitung berat total sampah plastik dari semua kali-kali di Jakarta mencapai 2,1 juta kilogram. (9) Ini setara dengan 1.000 mobil Tesla Model S.

(10) Penemuan menarik lainnya dari lima lokasi yang telah disurvei, ditemukan lebih banyak kantong plastik dan bungkusan makanan plastik. (11) Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat banyak membuang sampah rumah tangga mereka langsung ke sistem air. (12) Selain itu ditemukan bahwa jumlah sampah plastik lebih tinggi saat lebih banyak air. (13) Hal ini menjadi penting karena menunjukkan bahwa sampah plastik akan lebih banyak dialirkan pada musim hujan, yang menjadi puncak aliran air. (14) Apabila Jakarta ingin berkontribusi dalam penurunan polusi plastik global, maka perlu menurunkan sampah plastik sebelum memasuki musim puncak, yaitu musim hujan.

(Diadaptasi dari https://sains.kompas.com/)

11. Pernyataan yang sesuai dengan isi bacaan tersebut adalah …

A. Pada Mei 2018, Sungai Ciliwung dinyatakan sebagai sungai terkotor di dunia dan lebih parah ketimbang setidaknya 20 sungai di Eropa.
B. Pemerintah mempertimbangkan untuk membuat Indonesia menjadi negara yang bebas sampah pada tahun 2025.
C. Sungai Ciliwung merupakan sungai yang paling tercemar dibandingkan dengan 20 sungai di Eropa dan Asia Tenggara.
D. Terdapat 20.000 barang berbahan plastik yang melewati Sungai Ciliwung setiap jamnya.
E. Sungai Chao Phraya di Thailand menjadi sungai yang paling banyak dilewati sampah berbahan plastik setiap jamnya.

Jawaban: C

Pembahasan:

Pernyataan yang sesuai dengan kutipan teks tersebut terdapat pada pilihan jawaban C. Terdapat pernyataan yang menyatakan Penelitian yang melibatkan ilmuwan dari Indonesia dan Belanda serta bekerja sama dengan Waste4Change tersebut menemukan bahwa sampel yang diambil dari Sungai Ciliwung tercemar lebih parah ketimbang setidaknya 20 sungai di Eropa dan Asia Tenggara yang juga menjadi subyek penelitian sehingga pernyataan pada pilihan jawaban C tepat.

12. Ide pokok paragraf kedua pada teks tersebut adalah ….

A. penelitian lima lokasi di sepanjang Sungai Ciliwung
B. pengawasan terhadap makroplastik di Sungai Ciliwung
C. Sungai Ciliwung menjadi sungai dengan sampah plastik tertinggi
D. data jumlah sampah makroplastik di Sungai Ciliwung per jam
E. perbandingan pengawasan sampah makroplastik setiap negara

Jawaban: B

Pembahasan:

Ide pokok merupakan topik paragraf yang terdapat dalam kalimat utama. Kalimat utama dalam paragraf kedua terdapat pada kalimat pertama. Kalimat utama paragraf kedua pada teks di atas menginformasikan mengenai pengawasan terhadap makroplastik atau plastik dengan ukuran lebih dari 5 milimeter di lima lokasi sepanjang Sungai Ciliwung. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.

13. Penulisan kalimat (12) menjadi benar jika diperbaiki dengan cara ….

A. menghilangkan kata lebih agar menjadi kalimat efektif
B. mengganti kata bahwa dengan kata merupakan
C. menambahkan tanda baca koma (,) setelah kata plastik
D. menambahkan tanda baca koma (,) setelah konjungsi selain itu
E. menambahkan tandabaca titik dua (:) setelah kata jumlah

Jawaban: D

Pembahasan:

Kesalahan yang terdapat pada kalimat (12) adalah kurangnya tanda baca koma setelah konjungsi selain itu. Konjungsi tersebut merupakan konjungsi antarkalimat sehingga diperlukan tanda baca koma (,) setelah kata tersebut. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D.

Questions 14-15 are based on this passage.

Thomas Matulessy, also known as Kapitan Pattimura or Ahmad Lussy or simply Pattimura, was an Ambonese soldier and National Hero of Indonesia.

Pattimura was born on 8 June 1783 in Saparua, Maluku; the name Pattimura was his pseudonym. His parents were Frans Matulessia and Fransina Tilahoi, and he had a little brother named Yohanis.

Pattimura joined the British army after they took the Maluku islands from the Dutch colonials. When the islands were returned to the Dutch in 1816, he was dismissed. Concerned that the Dutch would implement programs that limited his people, Pattimura led an armed rebellion that captured Fort Duurstede on 16 May 1817. Killing the inhabitants of the fortress and fighting off Dutch reinforcements, on 29 May he was declared the leader of the Maluku people.

Due to betrayal from Booi’s king, Pati Akoon, and Tuanakotta, Pattimura was arrested on 11 November 1817. He and his fellows were sentenced to death. On 16 December 1817, Pattimura together with Anthony Reebok, Philip Latumahina, and Said Perintah were hanged in front of Fort Nieuw Victoria in Ambon.

Pattimura and his war have been used as symbols for both Maluku independence, such as with the short-lived Republic of South Maluku, and Indonesian patriotism. In Ambon, he is commemorated in the names of the University of Pattimura, Pattimura Airport, and a street, as well as a statue; there are also streets named after him throughout the archipelago.

14. What is the topic of the passage?

A. The life and struggle of Thomas Matulessy.
B. Pattimura as the leader of the Maluku people.
C. Indonesian National Revolution led by Pattimura.
D. Controversy over the capture of Thomas Matulessy.
E. The causal effect of Indonesian War of Independence.

Jawaban : A

Pembahasan:

Awal teks menceritakan awal kehidupan seorang Pattimura. Pertengahan teks menceritakan perjuangannya melawan penjajah Belanda. Teks diakhiri dengan bagaimana bangsa ini berterima kasih dan mengenang jasa Pattimura. Dengan demikian dapat diketahui bahwa topik dari teks di atas adalah kehidupan dan perjuangan Pattimura (A).

15. Which statement is inappropriate with the information provided in the passage?

A. A sculpture was erected to salute Pattimura.
B. A life sentence handed down to Pattimura for his action against the Dutch.
C. As well as King of Booi, Tuanakotta objected to Pattimura’s standpoint.
D. Pattimura no longer served the Kingdom of Great Britain when he ambushed Fort Duurstede.
E. Fort Nieuw Victoria witnessed the execution of Pattimura, Anthony Reebok, Philip Latumahina, and Said Perintah.

Jawaban : B

Pembahasan:

Pernyataan yang tidak sesuai dengan teks adalah B. Pernyataan yang benar adalah Pattimura dijatuhi hukuman mati (death sentence), bukan hukuman seumur hidup (life sentence).

  • Jawaban A sesuai teks. Sebuah patung didirikan untuk mengenang Pattimura.
  • Jawaban C juga sesuai. Sama seperti Raja Booi, Tuanakotta tidak sependapat dengan perjuangan Pattimura.
  • Jawaban D sesuai teks. Ketika Pattimura memimpin penyerangan terhadap benteng Duurstede, ia sudah tidak lagi mengabdi kepada tentara Inggris.
  • Jawaban E juga sesuai teks. Benteng Victoria menjadi saksi bisu pelaksanaan eksekusi Pattimura, Anthony Reebok, Philip Latumahina, dan Said Perintah.

Pengetahuan Kuantitatif

16. Jika a² + b³ = 2 dan ab = -1 , maka a – b ….
A. -2
B. 2
C. 4
D. -2 dan 2
E. -4 dan 4

Jawaban: D

Pembahasan:

17. 1, -1, 2, 0, 3, 2, 4, 5, 5, ….

A. 6
B. 7
C. 8
D. 9
E. 10

Jawaban: D

Pembahasan:

18.

Manakah fungsi yang berpotongan dengan sumbu X di titik (3,0) ?

A. (1), (2), dan (3) SAJA yang benar.
B. (1) dan (3) SAJA yang benar.
C. (2) dan (4) SAJA yang benar.
D. HANYA (4) yang benar.
E. SEMUA pilihan benar.

Jawaban: D

Pembahasan:

19. Suatu tes terdiri dari 30 soal. Setiap jawaban benar mendapat skor 5, jawaban kosong mendapat skor 1, dan jawaban salah mendapat skor 0. Setelah tes selesai, 4 orang peserta tes memberikan pernyataan.
(1) Anton memeroleh skor 147
(2) Budi memeroleh skor 144
(3) Ciko memeroleh skor 143
(4) Dodi memeroleh skor 141

Peserta yang berkata jujur ditunjukkan oleh nomor ….

A. (1), (2), dan (3) SAJA yang benar.
B. (1) dan (3) SAJA yang benar.
C. (2) dan (4) SAJA yang benar.
D. HANYA (4) yang benar.
E. SEMUA pilihan benar.

Jawaban: D

Pembahasan:

  • Diketahui: jawaban benar = 5
  • Jawaban kosong = 1
  • Jawaban salah = 0

Dodi berkata jujur, karena jumlah soal tepat 30. Jadi, peserta yang berkata jujur hanya Dodi.

20. Jika p dan q adalah dua bilangan bulat, berapakah p – q ?

A. Pernyataan (1) SAJA cukup untuk menjawab pertanyaan, tetapi pernyataan (2) SAJA tidak cukup.
B. Pernyataan (2) SAJA cukup untuk menjawab pertanyaan, tetapi pernyataan (1) SAJA tidak cukup.
C. DUA pernyataan BERSAMA-SAMA cukup untuk menjawab pertanyaan, tetapi SATU pernyataan SAJA tidak cukup.
D. Pernyataan (1) SAJA cukup untuk menjawab pertanyaan dan pernyataan (2) SAJA cukup.
E. Pernyataan (1) dan pernyataan (2) tidak cukup untuk menjawab pertanyaan.

Jawaban: C

Pembahasan:

Jadi, DUA pernyataan BERSAMA-SAMA cukup untuk menjawab pertanyaan, tetapi SATU pernyataan SAJA tidak cukup.

 

Nah, sekarang dirimu sudah mendapatkan gambaran bukan terkait soal-soal TPS UTBK nanti? Agar persiapan dirimu untuk menghadapi UTBK semakin matang, Mamikos sudah menyediakan link download soal TPS UTBK 2020 secara gratis untuk dirimu. Jika dirimu ingin berlatih soal di rumah dengan giat dan mudah, silahkan klik tombol di bawah ini ya!

Download Soal UTBK SBMPTN 2020

 

Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Loading...


Sumber: Mamikos

Loading...
loading...
close