Ini Loh Jurusan Universitas Paling Banyak Dicari Perusahaan

Soal Terbaru, lulusan atau jurusan universitas paling banyak dicari perusahaan. Anda yang masih dibangku sekolah, tentu harus mulai memikirkan jurusan apa yang nanti sebagai jenjang meraih karir Anda. Meskipun jurusan tidak sebagai penentu kerja.

Saat ini masih tahun 2017. Apakah lulusan dari jurusan ini masih masuk sebagai salah satu universitas yang dicari perusahaan di tahun mandatang? Yups, tentu kita sama-sama belum tahu. Untuk itu, mari kita menantikan bersama.

Dari sebuah studi dalam bidang pendidikan mengatakan tenaga kerja yang sangat diharapkan untuk hingga di tahun 2018 apa saja. Yups, jawabannya yakni keuangan, transportasi dan komunikasi.

Jurusan universitas paling banyak dicari perusahaan

Jurusan universitas paling banyak dicari perusahaan masih lulusan keuangan. Di perusahaan apapun pastinya memerlukan staf atau pegawai yang sanggup menangani pengeluaran dan pemasukan keuangan perusahaan. Tidak hanya di perusahaan saja akan tetapi Pegawai Negeri Sipil. Sedangkan untuk posisi atau jabatan yakni supervisor, teknisi, perancang, dan manager senior. Hingga tahun mendatang, akan kebutuhan lulusan dari jurusan dengan mempunyai keterampilan dan kualitas akan terus meningkat pesat.

Berdasarkan hasil studi, Analytical dan Capacity Development Partnership (ACDP) Indonesia, memaparkan di jadwal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Kongkow Pendidikan: Diskusi Ahli & Tukar Pendapat (Kopi Darat), Jakarta, Rabu (8/3/2017).

Pada hal ini diharapkan ajudan penelitian, dan juga manager Sumber Daya Manusia. Studi ini memakai data sekunder, survei dan juga diskusi di beberapa perusahaan, Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/K), Balai Latihan Kerja (BLK), Universitas, forum riset dan juga bada pemerintahan yang ada di Indonesia. Jumlah masing-masing perusahaan (489 company), 282 SMA/K, 54 BLK, 896 Universitas dan forum riset. Selain itu pula, turut tubuh pemerintah berjumlah 83.

Kegagalan atau dilema sulitnya diterima bekerja di perusahaan (beberapa bagian)

Loading...

Pada dikala ini ditemukan beberapa dilema pada studi, bahwa kualitas lulusan akademi tinggi dianggap masih kurang memenuhi standar untuk pemberi kerja atau pengguna jasa. Kendalanya, terutama pada soft skills, keterampilan teknik, kemampuan berbahasa inggris, kamampuan berpikir kritis dan juga berinovasi yang kreatif.

Disisi lain juga terdapat pada beberapa kualitas Universitas yang terdapat di luar pulau jawa. Misalnya, Papua, Nusa Tenggara dan juga Kalimantan. Untuk propinsi ini kualitas pendidikan akademi tinggi malah belum mempunyai pengukuhan A. Baik Negeri maupun swasta. Hal ini tentu berbeda kualitas akademi tinggi di pulau jawa.

Akibatnya, masih ada lulusan dari beberapa universitas yang mengganggur. Dari data ACDP (Analytical & Capacity Development Partnership) Indonesia menyebutkan ada 40 persen angka di lulusan akademi tinggi yang ada di papua mengganggur. Sedangkan di luar itu pun terdapat di Nusa Tenggara dan juga Kalimantan mempunyai angka 20 persen dari lulusan jadwal studi tertentu, sekarang masih mengganggur.

Dengan adanya jumlah dengan angka data sedemekian ini dan mempunyai hambatan pada universitas. Maka, studi tersebut merekomendasikan setidaknya di Perguruan tinggi yang ada di salah satu propinsi mempunyai satu universitas yang bisa di unggulkan. Hasil dari penelitian mahasiswa pun perlu adanya dorongan ibarat dengan mempunyai penemuan dan kewirausahaan.

RIRN (Rencana Induk Riset Nasional) di tahun 2017-2045. Dituangkan dalam bentuk peraturan Presiden yang menjadi acuan. Demikian dari salah satu kesimpulan dalam diskusi tersebut.

 

Sumber:

http://student.cnnindonesia.com/edukasi/20170308181305-445-198785/ini-lulusan-universitas-yang-paling-banyak-dicari-perusahaan/ (diakses 9 maret 2017)


Sumber: https://www.masukuniversitas.com

Loading...
loading...
close