Hebat Meskipun Dijajah Selama 3.5 Abad, Masih Ada Yang Jadi Jagoan Bagi Penjajah

Guru Madrasah baca berita, kali ini isu yang dibaca menciptakan harus dapat menciptakan kita gembira terhadap pelajaran moral, yaitu pelajaran semoga tidak mempunyai rasa dendan.
Di Belanda di negeri yang berdasarkan sejarah telah menjajah Indonesia selama tiga setengah kurun lamanya tercatat sebuah nama pendekar yang berasal dari Indonesia.
Luarbiasa hebatnya masyarakat indonesia, Meskipun Dijajah Selama 3.5 Abad Indonesia Tidak Dendan bahkan menjadi pehlawan di negeri penjajah.

Siapakah yang dinobatkan menjadi pendekar itu?
Dan kenapa menjadi pendekar bagi Beanda ?

Kedua pertanyaan itu muncul pada benak Guru Madrasah dan risikonya terjawab meski secara singkat.

Okeh berikut yaitu kisahnya.

Siapakah Orang Indonesia Yang Menjadi Pahlawan Bagi Belanda?

Informasi ini muncul dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Laiden yang telah mengeluarkan keterangan resmi pada tangal 5 Mei 2016. Keterangan itu muncul sehabis program peringatan Dodenherdenking di Leiden, Belanda.
Beginilah suara keterangan PPI Laiden menyerupai di tulis nasional.kompas.com. “Pemerintah Kota Leiden, Belanda, menganugerahkan gelar pendekar kebebasan kepada Irawan Soejono (1920-1945). Gelar tersebut diberikan oleh Wali Kota Leiden di Pieterskerk pada Rabu, 4 Mei silam atau 71 tahun sehabis gugurnya beliau.”

Makara orang yang menjadi pendekar bagi Belanda itu yaitu Irawan Soejono (1920-1945) masih sangat muda sekali.

Pertanyaan selanjutnya adalalah kenapa dapat jadi pendekar bagi Belanda?

Kenapa Irawan Soejono Menjadi Pahlawan bagi Belanda?

Gelar pendekar bukanlah gelar sebarangan mesti ada jasa yang sangat besar sekali yang di telah di lakukannya hingga mengorbankan dirinya.
Lalu apa yang di lakukan oleh Irawan Soejono hingga -sampai dia di anugrahi Pahlawan Oleh Belanda?

Makara pada jaman dahulu kala Irawan Soejono yaitu anggota dari Perhimpunan Indonesia yang kini jadi Perhimpunan Pelajar Indonesia Leiden yang melaksanakan perlawanan terhadap tentara Nazi Jerman yang menyadari ancaman fasisme bagi usaha bangsa Indonesia.
Menurut Irawan Soejono kala itu lebih gampang membebaskan diri dari penjajahan Belanda yang sudah ratusan tahun daripada bebas dari nazi Jerman.
Namun kala itu ketika terjadi sebauh razia oleh Jerman timah panas menembus kepala Irawan Soejono sehingga gugur ketika usia masih cukup mudah.

Baca Juga  Hari Ini Berguru Makin Gampang Sekali, Ikuti Panduan Berguru Online Di Rumah Berguru Kemendikbud

Nah jadi itulah siapa dan kenapa menjadi pendekar bagi Belanda.
Irawan Soejono lah yang telah bejasa membantu perlawanan pasukan Naji Jerman kala itu yang lalu gugur di tembus peluru pada ketika terjadi razia dari tentara Jerman.

Demikian  Hebatnya bangsa ini Meskipun Dijajah Selama 3 Abad Indonesia Tidak Dendan bahkan menjadi pendekar bagi negeri yang telah menjajah kita.

loading...