Doa Sholat Hajat Beserta Latin, Arti, Niat, Tatacara, Waktu Dan Keutamaannya

Sudah semestinya kita sebagai umat insan yang diciptakan oleh Allah SWT untuk selalu berdoa kepadanya. Dalam hal dan dalam kondisi apapun. Karena semua yang ada di alam semesta ini baik berupa rizky, kesehatan, kenikmatan, semua itu ialah hak milik Allah yang sudah semestinya kita memohon kepadanya untuk dilancarkan dan dimudahkan.

Sebagai manausia tentunya banyak kebutuhan serta harapan yang ingin terpenuhi sekecil apapun betuknya. Meskipun allah telah menjamin kebutuhan kita tentu tidak serta merta allah menawarkan tanppa ada ikhtiar dari manusia. Ikhtiar yang dilakukan insan bisa berbentuk iktiar dohir contohnya kita mmebutuhkan uang untuk mencukupi kebutuhan sandang, pangan, dan juga papan maka kita memprolehnya dengan bekerja sedangkan ikhtiar secara bathin atau secara rohani kita lakkukan dengan berdoa.

Berdoa demi kecukupan kebutuhan itu perlu dilakukan meskipun kebutuhan dan harapan sekecil apapun kita tetap dianjurkan untuk berdoa kepada allah SWT.  Saah satu doa yang doanjurkan dikala kebutuhan dan harapan kita diridloi oleh alllah ialah dengan shalat hajat. Shalat hajat ialah shalat sunnah yang tujuannya ialah memohon kepada allah atas segala kebutuhan kita. sehingga bukian hanya tercukupi saja kebutuhannya teta juga diridloi oleh Allah SWT. Rasulullah SAW juga pernah mengungkit mengenai shalat hajat, berikut sabda Rasulullah SAW :

لِيَسْأَلْأَحَدُكُمْرَبَّهُحَاجَتَهُحَتَّىيَسْأَلَهُالْمِلْحَوَحَتَّىيَسْأَلَهُشِسْعَنَعْلِهِإِذَاانْقَطَعَ

Artinya :
“Hendaklah salah sau dari kalian senantiasa meminta ebutuhannya lepada tuhan, hingga pun dikala garam, sampaipun meminta tali ssandalnya dikala putus”. (HR.
Timidzi).

hadist tersebut menggambarkan betapa pentingnya berdoa kepada Allah hingga digambarkan meskipun cuma membutuhkan garam kita tetap dianjurkan untuk berdoa. Tidak hanya berdoa bahkan kita juga dianjurkan untuk melakukan shlat hajat sejumlah 2 rokaat atau lebih supaya disertai dengan memohon kepada allah SWT.

shalat hajat mempunyai tatacara yang kurang lebih sama dengan shalat snnah lainnya. Namun yang membedakan yaitu waktu dan juga doanya. Berikut akan kita ulas seputar tatacara shlat hajat lengkap dengan waktu pelaksanaa, niatnya, doa setelah shalat arab dan juga latinnya supaya memperbudah membaca bagi pemula.

Ilustrasi gambar oleh KabarMakkah.com


Doa Shalat Hajat dalam Bahasa Arab


Doa Shalat Hajat dalam Tulisa Latin

Laa ilaha illallohul haliimul kariimu subhaanallohi robbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin. As `aluka muujibaari rohmatika wa ‘azaaima maghfirotika wal ghoniimata ming kulli birri wassalaamata ming kulli itsmin Laa tada’ lii dzamban illa ghofartahu walaa hamman illaa farojtahu walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimiin.
Arti Doa Shalat Hajat
“Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah saya memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh laba pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang menerima kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang.”
Cara Pelaksanaan Shalat Hajat
ilustrasi gambar oleh Republika

Sebelum melakukan shalata tentunya harus suci badan, pakaian, dan daerah shalat. eksklusif saja kita bahas berikut :
  1. Niat, niat shalat hajat didalam hati dan diucapkan dengan lisan. 

  2. takbiratul ikhram, dengan mengangkat kedua tangan dan hati berniat.
  3. bediri bagi yang mampu, jikalau tidak bisa bangun maka boleh duduk, jikalau tidak bisa keduanya boleh dilakukan dengan berbaring
  4. pada rakaat pertama membaca alfatikhah kemudian membaca surat alkafirum 10 kali dan dirakaat kedua setelah membaca al fatikhah membaca surat al tulus ebanyak 10kali. 
  5. ruku’
  6. ‘itidal
  7. sujud
  8. duduk diantar dua sujud
  9. sujud
  10. tuma’ninah (diam dan hening sejenak)
  11. tasyahud akhir
  12. membaca shalawat kepada rasulullah
  13. salam dengan menoleh ke kanan (menoleh ke kiri ialah sunnah)
  14. tertib dalam mengerjakan shalat
  15. setelah salam, sujud lagi dengan maksud merendahkan diri kepada Allah dengan membaca tasbih 10x, shalawat 10x, dan doa robbana atina 10x.
  16. kemudian selesai dan membaca doa shalat hajat.
Hukum shalat Hajat
shalat hajat ialah media kita berod akpada allah untuk memohon sesuatu supaya diakulkan oleh allah dan di ridloi. leh alasannya itu aturan mengerjakan shalat hajat adalag sunnah, apabila dikerjakan makamendapat pahala dan apabila ditinggalkan tidak berdosa. Namun shalat ini sangat dianjurkan mengingat kebutuhan dan harapan kita yang banyak baik dalam hal kecil maupun hal besar, kita tetap harus memohon pertolongan dan pinjaman Allah.
Rasulullah besabda :

مَنْ كَانَتْ لَهُ إِلَى اللَّهِ حَاجَةٌ، أَوْ إِلَى أَحَدٍ مِنْ بَنِي آدَمَ فَلْيَتَوَضَّأْ وَلْيُحْسِنِ الْوُضُوءَ، ثُمَّ لِيُصَلِّ رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ لِيُثْنِ عَلَى اللَّهِ، وَلْيُصَلِّ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، ثُمَّ لِيَقُلْ
Artinya :
Barangsiapa yang mempunyai keperluan kepada Allah atau kepada seseorang dari anak Adam maka hendaknya ia berwudhu dan memperbaiki wudhunya, kemudian hendaknya ia shalat 2 rakaat kemudian memuji Allah, dan bershalawat kepada nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian membaca (terjemahnya): 

Kemudian membaca :

: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الحَلِيمُ الكَرِيمُ، سُبْحَانَ اللَّهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيمِ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِينَ، أَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ “

Artinya :
Tidak sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Al-Halim Al-Karim, Maha Suci Allah Pemilik Arsy yang besar, segala puji bagi Allah, rabb semesta alam, saya memohon kepadaMu apa-apa yang mendatangkan rahmatMu, dan ampunanMu, dan saya memohon kepadaMu untuk mendapatkan setiap kebaikan dan keselamatan dari setiap dosa, janganlah Engkau tinggalkan bagi ku dosa kecuali telah Engkau ampuni, dan jangan Engkau tinggalkan bagiku rasa gelisah kecuali Engkau beri jalan keluar, dan jangan Engkau tinggalkan bagiku keperluanku yang engkau ridhai kecuali Engkau tunaikan untukku, wahai Yang Maha Penyayang. HR. Tirmidzi


Kemudian, Asy-Syuqairirahimahullah berkata :

وأنت قد علمت ما في هذا الحديث من المقال ، فالأفضل لك والأخلص والأسلم أن تدعو الله تعالى في جوف الليل وبين الأذان والإقامة وفي أدبار الصلوات قبل التسليم ، وفي أيام الجمعات ، فإن فيها ساعة إجابة ، وعند الفطر من الصوم ، وقد قال ربكم ( أدعوني أستجب لكم ) وقال : ( وإذا سألك عبادي عني فإني قريب أجيب دعوة الداع إذا دعان ) وقال : ( ولله الأسماء الحسنى فادعوه بها )

Dan anda sudah tahu bahwa hadist ini (tentang shalat hajat) ada pembicaraan (tentang kelemahannya), maka yang afdhal, lebih ikhlash, dan lebih selamat engkau berdoa kepada Allah di tengah malam, dan antara adzan dan iqamat, di final shalat sebelum salam, pada hari jumat alasannya di dalamnya ada waktu ijabah (dikabulkan doa), dan dikala berbuka puasa

Allah juga berfirman : 

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ  , Artinya : Berdoalah makan saya akan kabulkan

Pa

da ayat ini allah telah menjamin bahwa doa kita akan terkabul. Dengan sifat rohman rahimnya Allah, Allah mengabulkan apa yang diperlukan manusia. Allah selalu mengabulkan apa yang diminta oleh manusia, Allah telah menjaminnya.


Waktu Shalat hajat 

Ilustrasi gambar oleh Tribunnews.com


Dalam melakukan shalat hajat tidak ada waktu khusus untuk mengerjaknnya. Artinya shalat ini dpat dikerjakan siang atupun malam hari. Namun, shalat hajat mempunyai keutamaan waktu malam hari disepertiga malam. Karena pada waktu-waktu ini seorang muslim lebih gampang dalam konsentrasi memohon kepada allah alasannya suasana yang sepi. 

Apabila dikerjakan malam hari, shalat hajat sanggup dikerjakan menyerupai shlat tahajud yaitu setelah tidur. sehingga pada waktu yang bersamaan kita sanggup melakukan shlat tahajud sekaligus shalat hajat dalam satu waktu. tentunya pada malam hari akkan lebih gampang konsentrasi kepada Allah SWT.

Mengapa lebih utama dikerjakan pada malam hari khususnya sepertiga malam? alasannya pada waktu-waktu inilah malaikat turun menyaksikan hamba-hamba allah yang bersujud memohon kepada alllah, baik memohon ampunan ataupuan memohon pertolongan. 

Sama menyerupai shalat lainnya, shalat hajat juga tdak boleh dikerjakan pada waktu yang dihentikan shalat serti setelah shalat subuh hingga terbit matahari dan sehabis shalat ashar.

Keutamaan Shalat Hajat 

ilustrasi gambar oleh Tibunnews.com

1. Kebuthan dan harapan akan lebih gampang dikabulkan
Seperti yang kita ulas di awal tadi bahwa setiap kebutuhan dan harapan insan haruslah ada ikhtiar. ikhtiar secara dohir idlkaukan dengan berkerja sedangkan ikhtiar secra bathin atau ruh dilakukan dengan berdoa salah satu medianya ialah dengan shalata hajat. 

Allah telah menganjurkan kepada kita untuk berdoa dan meomohon kepada Nya baik dalam masalah becar maupun masalah kecil. dengan mengerjakan shalata hajat berarti kita telah mengikuti apa yang Allah perintahkan kepada kita. apabila kita sudah menjalankan perintahnya, Allah menjamin doa kita terkabul. 

2. Pasrah dengan Apa yang Allah Anugrahkan
Meskipun kita sudah menjalankan aapa yang allah perintahkan termasuk shalat hajat, tidak semua yang kita inginkan akan beruwjud menyerupai apa yang dipikiran kita. Disini, Allah lebih tau apa yang biak buat kita.. Terkadang harapan kita yang kita ikhtiarkan dan doakan ialah belum tentu baik untuk kita. maka dari itu, allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. namun tidak jarang insan salah mengartikan sehingga selalu sudzon kepada Allah (Naudzubillah).

Dengan shlat hajat, kita telah diajarkan bagaimana memohhon dan meminta pinjaman serta pertolngan kepada allah dengan cara pasrah apa yang allah berikan. alasannya mustahil allah menawarkan yang buruk, allah selalu menawarkan yang terbaik. Dengan mendapatkan apa yang allah berikan maka allah juga akan ridlo kepada kita dan ridlo dengan apa yang kita miliki.

3. Ikhlas dengan yang di karuniakan
Apapun yang dikaruniakan allah kepada kita ialah yang terbaik. kita diberi rizki ialah masalah baik, kita diberi sakit juag masalah baik.  semua yang dikaruniakan kepada kita ialah sebuah ujian termasuk terkabulnya doa ialah ujian supaya kita tidak sombong. Ketika doa belum terkabul juga tidak boleh putus asa. kita harus ikhlas. dengan tulus maka apa yang diberikan kepada kita akan berkah.

Begitu juga dikala kita diui dalam kesulitan, kita dilatih sabar dan besikap tenang, serta tetap khusnudzon kepada Allah SWT. Kareena stiap ujian yang kita lali niscaya ada pesan yang tersirat yang tersembunyi. Hikmah itu tergantung bagaimana kita mengambil dan menyikapinya.

4. Dapat Mengendqalikan Semua Kebutuhan
Kemajuan teknologi di kala 21 ini menghipnotis kebutuhan manusia. Kemajuan teknologi menawarkan beberapa dpak yyait meningkatkan variasi dari kebutuhan insan yang mulanya cukup komunikasi mengunakan handphone dengan sms atau telefon kini ahruslah android yang tersambung dengan jaringan internet, yang dulunya ayam cukup dimasak dirumah dinikmati bersama kini harus keluar dengan ditemani barang-barang barnded dan makan di restoran mewah.

Contoh diatas adalsah perkembangan kehidupan zaman sekarang. Kita harus bisa menentukan mana yang menjadi kebutuhan dan mana yang hanya sevbatas harapan atau nafsa kita. Keinginan dan nafsu kebanyakan mendorong pada masalah yang kurang kolam apabila kita tidak bisa mengendalikannya. 

Keinginan dan kebutuhan haruslah dipertimbangkan mana yang menawarkan mafaat. terkadang kita juga kesulitan dalam membedakannya. Dengan apa yag ada pada diri kita kini ini ialah rahmat dan anugrahh Allah yang diberikan kepada kita, patutnya sebagai hamba yang tidak bisa apa-apa harus banyak bersyukur dengan nikmat Allah.

5. Mendekatkan diri kepada Allah
Shalat hajat menjadi media untuk mendekatkan diri kepada Allah. Mengapa? jelasnya tidap waktu kita butuh apapun, kebutuhan tersebut ialah apa yang Allah berikan kepada kita. secara tidak eksklusif dengan menyadari hal itu kita tiap hari akan melakukan shalat hajat alasannya kita yang membutuhkan.

Sementara Allah, sangat menyayangi hambanya yang mendekatkan diri kepadanya. Jika hambanya mendekat dengan cara merangkak, maka Allah akan mendekati kita dengan cara berjalan, Apabila seorang hama mendekati Allah dengan berjalan, maka Allah akan mendekati hambanya dengan berlari. Itulah kecintaan Allah kepada hamba Nya.

6. Menjadi Motivasi untuk Ikhtiat lebih giat
Semua kebutuhan dan harapan haruslah diikhtiarkan, dengan shalat hajat maka kita sudah ikhtiar secara doa untuk memohon atas kebutuhan kita. dengan demikian menjadi motivasi supaya lebih ulet lagibdalam bekerja. Kalau sudah ikhtiar dilakukan termasuk doa dan perjuangan serta Allah ridlo, apa yang tidak diberikan oleh Allah? Allah akan menawarkan seperrti apa yang kita butuhkan.

misalnya saja, seorang pekerja yang ingin menambah pengasilannya alasannya anaknya banyak, secara otomatis ia akan lebih ulet bekerja alasannya anaka ialah anugrah dan titipan yang diberikan dan diamanhkan kepadanya. Selain itu,dia juga berusaha untuk mencari nafkah yang halal untuk anaknya.

7. Menghindari Godaan Setan
Dalam kondisi apapaun setan akan tetap menarik hati kita, alasannya itu ialah tugasnya. Termasuk menuruti hawa nafsu alasannya hawa nafsu cenderung membawa kita ke masalah yang dilarang, dengan menuruti hawa nafsu setan pun akan membantu menarik hati kita untuk cenderung memenuhi apa yang kita inginkan. Dengan shalat hajat setidaknya kita bisa membedakan perkaraperkarta yang diharamkan oleh Allah.

Sebagaimana yang terjadi pada era kini ini, dengan mendapatkan apa yang diinginkan tidak jarang saling suao uang negara yang semata-mata untuk memenuhi kebutuhan pribadi. ikhtiar yang dilakukan tidaklah sesuai dengan yag diajarkan oleh Rasulullah. Untuk meraih apa yang kita inginkan kita harus mengambil jalan yang halal, alasannya itulah yang diridloi Allah.

Nah itulah beberapa ulasan wacana tata cara shalat hajat, doanya, hukumnya, waktu pelaksanaan, hingga manfaatnya. semoga kita bisa istiqomah dalam menjalankannya. Satu-satunya yang harus kita kejar ialah ridlo Allah dan Allah ridlo jikalau kita mejalankan yang wajib dan yang sunnah. Semoga artikel saya membantu mohon maaf bila ada salah kata, smoga bermanfaat dan terima kasih 

Loading...
loading...
close