4 Jurusan Kuliah yang Bisa Kerja di Kantor dan Bergaji Tinggi

4 Jurusan Kuliah yang Bisa Kerja di Kantor dan Bergaji Tinggi- Bekerja di kantor dengan gaji tinggi pasti menjadi dambaan bagi siapa saja yang sudah menyelesaikan studi. Bisa dibilang, besaran gaji di masa depan merupakan salah satu pertimbangan penting bagi mereka yang menempuh pendidikan di universitas. Tidak heran lantaran banyak lowongan pekerjaan yang kerap menuntut gelar tertentu untuk jadi pekerja kantoran.

Jurusan-Jurusan Bergaji Tinggi

pexels.com

Berkuliah merupakan salah satu jalan untuk memperluas kesempatan kerja serta memaksimalkan potensi diri. Bagi sebagian orang, bekerja di kantor merupakan pekerjaan yang dianggap nyaman. Tak heran jika pekerjaan jenis ini tak pernah sepi peminat. Berikut 4 jurusan kuliah yang memungkinkan dirimu untuk bekerja kantoran dengan gaji tinggi. Yuk disimak!

1. Jurusan Aktuaria

pexels.com

Pernahkah dirimu mendengar profesi aktuaris? Profesi ini merupakan salah satu profesi ahli yang berupaya menyelesaikan berbagai persoalan aktual pada sebuah bisnis. Profesi aktuaris biasanya bekerja di industri keuangan seperti perusahaan asuransi dan perusahaan investasi. Untuk menjadi seorang aktuaris, dirimu perlu menempuh pendidikan formal di Jurusan Aktuaria.

Di Jurusan Aktuaria, dirimu akan belajar mengenai teori matematika, ilmu ekonomi dan keuangan, serta probabilita dan statistika. Teori-teori ini nantinya akan digunakan untuk memprediksi persoalan-persoalan bisnis di masa depan. Dengan kata lain, profesi aktuaris menuntut logika serta kemampuan analisis yang kuat.

Di Indonesia sendiri, permintaan akan profesi aktuaris termasuk cukup tinggi. Profesi ini bahkan wajib ada untuk perusahaan asuransi. Tidak heran karena aktuaris memang berperan merancang produk-produk asuransi, termasuk menentukan tingkat premi dan profitabilitas produk.

Seorang aktuaris perlu dikukuhkan melalui berbagai ujian yang diadakan oleh lembaga profesi. Maka, wajar jika gaji aktuaris termasuk tinggi. Di Indonesia, lembaga profesional di bidang aktuaria adalah Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI). Berikut beberapa perguruan tinggi yang memiliki jurusan aktuaria dan sudah bekerjasama dengan PAI:

  1. Univeritas Parahiyangan (UNPAR)
  2. Universitas Padjajaran (UNPAD)
  3. Universitas Brawijaya (UNBRAW)
  4. Universitas Indonesia (UI)
  5. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
  6. Institut Teknologi Bandung (ITB)
  7. Universitas Gadjah Mada (UGM)
  8. Institut Pertanian Bogor (IPB)

2. Jurusan Akuntansi

Masih dekat dengan industri keuangan, jurusan yang juga berpotensi menghasilkan gaji tinggi adalah Jurusan Akuntansi. Jurusan ini pada umumnya merupakan bagian dari Fakultas Ekonomi. Lulusan Jurusan Akuntansi pada umumnya bekerja sebagai akuntan.

Di Jurusan Akuntansi, dirimu akan belajar tentang pencatatan dan penyusunan laporan keuangan. Dengan kata lain, perlu ketelitian dan kemampuan perhitungan standar agar bisa diterima di jurusan ini. Maka tidak heran apabila jurusan ini senantiasa dibutuhkan oleh perusahaan yang berkecimpung di berbagai bidang.

Mirip dengan profesi aktuaris yang perlu sertifikasi, jenjang karir lulusan akuntansi dapat ditingkatkan lewat berbagai uji sertifikasi. Jenis ujian sertifikasi tentu disesuaikan dengan profesi yang akan dijalani. Misalnya saja, untuk profesi penganalisa keuangan. Profesi ini wajib memiliki sertifikasi Chartered Financial Analyst (CFA) yang bertaraf internasional. Namun demikian, sertifikat ini tidak dapat langsung diambil oleh fresh graduate. Untuk dapat mengambil sertifikasi CFA, perlu pengalaman di bidang keuangan selama minimal 4 tahun.

3. Jurusan Manajemen

pexels.com

Serupa dengan lulusan akuntansi yang senantiasa dibutuhkan oleh perusahaan, Jurusan Manajemen juga bisa jadi pilihan jika dirimu ingin kerja kantoran. Sebagaimana kita tahu, posisi manajerial merupakan posisi dengan tanggung jawab lebih di perusahaan. Dari segi gaji, tentu lulusan manajemen juga berpotensi memiliki gaji tinggi.

Jurusan Manajemen sendiri juga memiliki beberapa turunan spesifik. Spesifikasi ini nantinya berpengaruh pada bidang kerja yang dijalani. Berikut beberapa spesifikasi jurusan manajemen yang lazim ditemui.

Manajemen Pemasaran

Manajer pemasaran adalah profesi yang cukup vital bagi perusahaan penyedia barang dan jasa. Di bidang pemasaran, konsumen memiliki peran penting sehingga mendapatkan perhatian khusus. Untuk itu, perilaku dan dinamika konsumen merupakan salah satu ilmu yang wajib dikuasai dalam manajemen pemasaran. Manajemen pemasaran juga aktif mempelajari media dan metode promosi yang mendukung pemasaran barang dan jasa.

Manajemen Keuangan

Jika manajemen pemasaran menaruh perhatian pada konsumen, manajemen keuangan lebih sering berkutat dengan internal perusahaan. Untuk itu, dibutuhkan kemampuan mengenai perencanaan, pengelolaan, dan penggunaan sumber daya keuangan perusahaan. Kemampuan ini sedikit banyak membutuhkan pengetahuan terkait akuntansi dan instrumen keuangan.

Manajemen Operasional

Tidak jauh berbeda dengan manajemen keuangan, manajemen operasional juga berfokus pada lingkup internal perusahaan. Profesi manajer operasional pada umumnya diisi oleh mereka yang punya ketertarikan dengan proses produksi barang dan jasa. Tugasnya adalah menjaga agar faktor produksi dalam perusahaan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

4.Jurusan Teknologi Informatika

pexels.com

Di era digital seperti sekarang, prospek kerja lulusan Teknologi Informatika terbilang cukup menjanjikan. Hal ini tidak lepas dari kebutuhan perusahaan modern yang perlu tenaga ahli untuk pengembangan website atau jaringan komputer perusahaan. Lebih jauh, berikut contoh profesi bergaji tinggi yang dapat digeluti oleh anak IT.

Data Analyst

Keputusan bisnis dalam perusahaan tentu tidak dapat dilakukan secara sembarangan lantaran dapat menyangkut hajat hidup banyak orang. Dengan kata lain, keputusan bisnis membutuhkan beragam data yang akurat sebagai dasarnya. Dalam hal ini, data analyst berperan mengumpulkan dan mengolah data yang dibutuhkan agar perusahaan dapat kian berkembang.

Software Developer

Software Developer bertugas menciptakan perangkat lunak yang sesuai dengan kebutan pengguna. Profesi ini semakin dibutuhkan seiring pertumbuhan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi. Selain menciptakan perangkat lunak, mereka juga perlu melakukan pengujian agar produk yang mereka hasilkan sudah efisien. Profesi ini membutuhkan ketelitian karena wajib menguasai bahasa pemrograman.

Game Developer

Bermain game bisa menjadi salah satu upaya untuk melepas penat dan mengisi waktu luang. Belakangan, bermain video games bahkan bisa dijadikan sebaga profesi. Maka, tidak heran apabila profesi game developer juga tengah naik daun. Profesi ini bahkan turut mendapat perhatian khusus dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Seorang game developer dituntut untuk senantiasa kreatif. Profesi ini akan terlibat dalam menciptakan karakter tokoh, menentukan alur cerita, serta mendesain tampilan game. Untuk itu, kemampuan di bidang desain juga perlu dikuasai oleh profesi ini. Dengan visual yang menarik, pengalaman bermain game tentu akan menjadi semakin menyenangkan.

Demikian 4 jurusan kuliah yang memungkinkan dirimu untuk bekerja kantoran dengan gaji tinggi. Adakah yang seuai dengan minat dan bakatmu?

Terlepas dari pemilihan jurusan kuliah, potensi untuk menjalani profesi bergaji tinggi sebetulnya kembali lagi pada dirimu sendiri. Menjalin relasi dan mengasah soft skill juga tak kalah penting. dirimu juga perlu senantiasa mengakses informasi terkini di bidang yang dirimu minati.

Akses beragam informasi terkait pendidikan, kos, serta mahasiswa melalui website Mamikos.  Download dan install aplikasi Mamikos di smartphone dirimu juga, yuk!


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta

Loading...


Sumber: Mamikos

Loading...
loading...
close